KPU Cianjur Tunda Pleno Penetapan Bupati Terpilih, Ini Sebabnya

Kompas.com - 20/01/2021, 13:18 WIB
Seorang warga tengah memasukkan surat suara ke dalam kotak di salah satu TPS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam gelaran Pilkada Serentak 2020, Rabu (9/12/2020) KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang warga tengah memasukkan surat suara ke dalam kotak di salah satu TPS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam gelaran Pilkada Serentak 2020, Rabu (9/12/2020)

CIANJUR, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum Cianjur, Jawa Barat, menunda rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Cianjur 2020 yang sedianya akan dilaksanakan Rabu (20/1/2021).

Komisioner KPU Cianjur Rustiman mengatakan, pleno ditunda dikarenakan belum keluarnya surat resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) ke KPU RI terkait pemberitahuan registrasi perkara di MK.

“Dengan begitu, surat edaran dari KPU RI belum bisa keluar. Kita masih menunggu (suratnya),” kata Rustiman kepada Kompas.com via telepon seluler, Rabu.

Kendati Pilkada Kabupaten Cianjur tidak ada sengketa perselisihan hasil pemilihan, KPU Cianjur tetap menunggu pemberitahuan resmi dari MK sesuai peraturan yang ada.

Baca juga: Bupati Cianjur Ancam Sekolah yang Nekat Belajar secara Tatap Muka

Seperti diketahui, pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur, Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Cianjur 2020

Paslon nomor urut 03 yang diusung Golkar, PPP, PAN, PDI-P, dan Nasdem itu mendulang 600.394 suara berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten. 

Pleno digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur disalah satu hotel di kawasan Puncak Cipanas, Selasa (15/12/2020) malam. 

Baca juga: Hasil Pleno KPU untuk Pilkada Cianjur 2020, Ini Paslon yang Unggul

Paslon petahana itu unggul atas pesaing terdekatnya, paslon nomor urut 04 yang diusung PKS dan PKB, Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja yang memeroleh 328.610 suara. 

Sementara paslon nomor urut 02 yang diusung Gerindra dan Demokrat, Oting Zainal Mutaqien-Wawan Setiawan meraih 87.426 suara, 

Sedangkan paslon nomor urut 01 dari jalur perseorangan, Mochamad Toha-Ade Sobari mengumpulkan 37.423 suara. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X