Rem Blong, Angkot Sapei Terobos Ruang Tunggu Puskesmas, Ada Penumpang yang Masih Bayi

Kompas.com - 13/01/2021, 10:44 WIB
Viral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021) Dok. Polres PandeglangViral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021)

KOMPAS.com- Gara-gara rem tak berfungsi, sebuah angkot yang dikemudikan pria bernama Sapei (45) menabrak sebuah Puskesmas dan menerobos hingga ke ruang tunggu.

Peristiwa itu terjadi di Puskesmas Cipeucang, Pandeglang, Banten pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 11.15 WIB.

Baca juga: Video Viral Angkot Nyelonong Tabrak Puskesmas Cipeucang sampai Masuk Ruang Tunggu Pasien gara-gara Rem Blong

Hindari mobil lain, rem blong

ilustrasi sopiriStockphoto/forrest9 ilustrasi sopir
Kasat Lantas Polres Pandeglang Iptu Riska Tri Arditia menjelaskan, kejadian bermula saat Sapei (45) mengemudikan angkot dari Pandeglang kota menuju ke Saketi.

Di perjalanan, angkot menghindari mobil lain yang berhenti.

Lantaran kondisi jalan rusak, angkot tersebut dibelokkan oleh Sapei ke arah Puskesmas.

Ternyata, rem angkot tak berfungsi atau blong.

Angkot pun menabrak pintu kaca Puskesmas dan masih melaju sampai ruang tunggu pasien.

"Sopir gugup dan membelokkan kendaraannya ke arah Puskesmas Cipeuncang dan menabrak pintu kaca," kata Riska.

Baca juga: Bingung Namanya Masuk Daftar Penumpang Sriwijaya SJ 812, Sarah Mengaku Tak Pernah Pinjamkan KTP

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X