Kompas.com - 08/01/2021, 14:19 WIB
Ilustrasi Belajar Tatap Muka DOK. PINAHAYU PARVATI/KPGIlustrasi Belajar Tatap Muka

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Karawang dan Purwakarta menunda pelaksanaan sekolah tatap muka. Alasannya, kasus Covid-19 di dua daerah itu masih tinggi.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan, pelaksanaan sekolah tatap muka tengah dievaluasi. Sebab, Karawang masih masuk zona merah dan ditetapkan siaga 1 Covid-19.

"Kami masih terus rapat, sepertinya (sekolah) tatap muka akan kita undur," ucap Fitra di RSUD Karawang, Kamis (8/1/2021).

Baca juga: Dua Anggota DPRD Karawang Positif Covid-19, 48 Lainnya WFH

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang Asep Junaedi mengatakan, awalnya sekolah tatap muka akan dimulai awal Januari untuk PAUD, SD, dan SMP.

Disdikpora, kata Asep, telah memetakan sekolah yang sudah siap menggelar belajar tatap muka dengan protokol kesehatan. Hasilnya, 64 persen dari 1.190 sekolah di PAUD, SD dan SMP sudah siap.

Hanya saja, karena pertimbangan Covid-19 yang masih tinggi, belajar tatap muka dibatalkan.

"Tadi sudah dibahas dengan bupati dan gugus tugas diputuskan belajar tatap muka ditunda dulu sampai situasinya membaik," jelas Asep.

Lantran belajar tatap muka ditunda, Disdikpora Karawang masih menggunakan metode belajar dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

"Meski belajar daring tapi sesekali tatap muka (luring). Kita kombinasikan metode itu sesuai kebutuhan," ujar Asep.

Di Purwakarta, belajar tatap muka juga ditunda. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

"Ditunda. Ini sedang rapat," ujar Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto melalui telepon.

Meski begitu, Purwanto mengatakan, sekolah sebenarnya sudah siap menggelar PTM. Belajar tatap muka tadinya akan digelar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sukasari, Maniis, dan Kiarapedes. Ketiganya berada di perbatasan Karawang dan Kabupaten Bandung Barat.

Penundaan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dengan pertimbangan angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi dan sarana perawatan yang masih terbatas.

"Purwakarta diapit oleh zona merah, yakni Karawang dan Kabupaten Bandung Barat," ucapnya.

Baca juga: Purwakarta Terapkan PSBM hingga 26 Oktober 2020, Kafe hingga Pasar Buka Terbatas

Guna menjamin layanan pendidikan tetap berjalan, Pemkab Purwakarta membuka pusat pengaduan dan klinik berajar dari rumah (BDR).

"Yang penting layanan pendidikan tetap berjalan," ujar Purwanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X