Kabupaten Tangerang Ikut Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali, Mal-Restoran Tutup Pukul 7 Malam

Kompas.com - 07/01/2021, 20:15 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengunjungi PT EDS Manufacturing Indonesia di Kecamatan Balaraja, Senin (27/4/2020). dok. Diskominfo Kabupaten TangerangBupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengunjungi PT EDS Manufacturing Indonesia di Kecamatan Balaraja, Senin (27/4/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyambut baik terkait pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali.

Zaki menyebut, di Kabupaten Tangerang sendiri sebetulnya sudah aturan untuk pelaksanaan pembatasan selama Natal dan Tahun Baru yang berakhir sampai tanggal 5 Januari 2021.

Namun dalam pembatasan kegiatan Jawa-Bali kali ini ada beberapa aturan yang ditambah seperti bekerja di rumah 75 persen dan bekerja di kantor 25 persen.

"Pemkab Tangerang akan lanjutkan dengan penyesuaian peraturan yang baru," kata Zaki di Tangerang, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Wagub Jatim: Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang Diterapkan Pemerintah Beda dengan PSBB

Zaki mengatakan, pihaknya juga akan patuh dengan aturan dimana operasional pusat perbelanjaan hingga restoran yang dibatasi hingga pukul 19.00 saja.

Kata dia, pihaknya akan segera mensosialisasikan pengetatan jam operasional tersebut kepada masyarakat dan pengelola pusat perbelanjaan hingga restoran.

"Pusat perbelanjaan dan lain sebagainya beroperasi dari pukul 10.00 sampai pukul 19.00. Ini akan disosialisasikan segera," kata dia.

Baca juga: Ini Acuan bagi Daerah di Jawa dan Bali Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Kabupaten Tangerang menjadi salah satu wilayah yang diberlakukan pembatasan kegiatan mulai 11 hingga 25 Januari tersebut.

Selain Kabupaten Tangerang, di Banten ada Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang juga masuk ke dalam daftar wilayah yang akan diberlakukan pembatasan kegiatan Jawa Bali.

Tiga wilayah tersebut dipilih lantaran hingga saat ini sama-sama masih dalam zona merah dengan tingkat sebaran jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Banten.

Baca juga: INFOGRAFIK: PSBB Ketat Jawa-Bali, Jenis dan Kriteria Pembatasan

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X