Petugas Puskesmas di Solo Meninggal Positif Covid-19, Layanan Ditutup Sementara

Kompas.com - 28/12/2020, 13:24 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyungsih. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyungsih.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menutup sementara layanan kesehatan Puskesmas Gajahan setelah salah satu petugas meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menerangkan, petugas puskesmas yang meninggal positif Covid-19 merupakan tenaga administrasi.

"Jadi, pelayanan kesehatan puskesmas (Gajahan) saya tutup. Untuk layanan kesehatan dialihkan tapi tidak meninggalkan fungsi pelayanan," kata Siti di Solo, Jawa Tengah, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Terseret Perahu Sendiri, 2 Penambang Pasir Ditemukan Tewas di Bengawan Solo, Begini Kronologinya

Siti mengatakan layanan kesehatan Puskesmas Gajahan dialihkan ke Puskesmas Jayengan dan Sangkrah.

"Kenapa saya memakai dua puskesmas, karena Sangkrah sendiri pasiennya sangat banyak," terang dia.

Siti menerangkan penutupan layanan kesehatan Puskesmas Gajahan untuk kepentingan tracing kontak tenaga administrasi meninggal positif Covid-19.

Baca juga: Oknum PNS Bacok Selingkuhan hingga Tewas di Depan Ayahnya, lalu Bunuh Diri

30 petugas lainnya di-swab

Menurut Siti ada sekitar 30 petugas Puskesmas Gajahan yang saat ini menjalani pemeriksaan swab.

"Hari ini kami lakukan swab kepada seluruh karyawan karena terhadap kasus meninggal dan terkonfirmasi (positif Covid-19)," terang dia.

Siti menceritakan petugas puskesmas itu masuk ke rumah sakit pada Senin (21/12/2020) karena merasakan keluhan.

Baca juga: Demi Obati Benjolan Bayi Usia 10 Hari, Sang Bapak Gadaikan Rumahnya Rp 3 Juta ke Tetangga

Masuk RS tanggal 21, tanggal 27 meninggal

Karena memiliki keluhan petugas itu di-swab menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).

Kemudian hasilnya keluar dan dinyatakan terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona pada Minggu (27/12/2020) siang.

"Dia sudah opnam mulai 21 Desember 2020. Kemarin siang dapat informasi hasilnya keluar positif. Kemudian sore ada kabar meninggal," katanya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X