13 Tenaga Kesehatan di Salatiga Terpapar Covid-19, Diduga karena Kelelahan Bekerja

Kompas.com - 23/12/2020, 17:51 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SALATIGA, KOMPAS.com - Sebanyak 13 tenaga kesehatan di Kota Salatiga dinyatakan positif terpapar Covid-19. Mereka berasal dari berbagai unit kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengatakan tenaga kesehatan yang paling banyak terpapar Covid-19 bekerja di Puskesmas Sidorejo Kidul.

"Di Puskesmas Sidorejo Kidul yang terpapar ada enam orang," jelasnya saat dihubungi, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: Polisi Salatiga Bubarkan 50 Siswa SMA yang Berkerumun di Masa Pandemi

Sementara unit lain adalah Puskesmas Cebongan ada empat orang, Puskesmas Kalicacing ada satu orang, dan petugas layanan Public Safety Center (PSC) 119 sebanyak dua orang.

Siti menegaskan, tenaga kesehatan tersebut senantiasa bekerja melayani masyarakat di saat pandemi ini.

"Mereka terus menerus melawan paparan Covid-19 dari banyak kasus. Tiap hari melakukan tes swab, merujuk kasus dan tracing. Digempur terus menerus akhirnya capek, daya tahan tubuh anjlok virusnya menang," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisa dikatakan mereka bekerja selama 24 jam. PSC itu pusat gawat darurat, layanannya gratis beserta ambulans dan rujukan kasus apa pun, jadi petugas selalu standby," kata Siti.

Dia berharap dengan banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 menjadikan masyarakat semakin patuh pada protokol kesehatan.

Baca juga: Klaster Ponpes Salatiga, 188 Santri Sembuh, Tersisa Seorang Alami Anosmia

"Ringankan tugas tenaga kesehatan dengan disiplin menggunakan masker, tetap cuci tangan, dan jaga jarak hindari kerumunan," jelasnya.

Menyinggung data hari ini, Siti mengungkapkan ada tambahan 43 kasus pasien positif, 67 orang yang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Secara total, jumlah kasus mencapai 1.495, terdiri dari 492 pasien menjalani perawatan, 974 pasien dinyatakan sembuh, dan 29 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X