Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tetapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Kompas.com - 28/11/2020, 07:36 WIB
Dua agen air mineral di Ngawi diamankan anggota kepolsiian resor Magetan karena kedapatan mengisi gallon air mineral merek terkenal dengan air biasa. KOMPAS.COM/SUKOCODua agen air mineral di Ngawi diamankan anggota kepolsiian resor Magetan karena kedapatan mengisi gallon air mineral merek terkenal dengan air biasa.

MAGETAN, KOMPAS.com - EW (31) dan AS (27), keduanya warga Kabupaten Ngawi yang bekerja sebagai agen air mineral merek terkenal di Magetan, ditangkap polisi. Keduanya kedapatan mengedarkan air mineral galon palsu.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan, kedua pelaku diamankan saat beraksi mengisi galon air mineral merek terkenal dengan air biasa di atas truk yang mereka bawa. 

"Kita amankan di jalan antara Maospati–Ngawi di atas mobil yang mereka gunakan mengedarkan air mineral,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Magetan, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Pabrik Aqua di Sukabumi Tutup karena Terendam Banjir, Manajemen Jamin Pasokan Aman

Festo menambahkan, kedua pelaku merupakan agen dari air mineral. 

Modus yang dilakukan keduanya yakni dengan mengisi galon kosong yang mereka ambil dari pelanggan yang kemudian diisi dengan air mineral biasa.  

Lalu, diberi tutup segel resmi dan kembali diedarkan ke masyarakat.

Dengan demikian, dari setiap galon, kedua pelaku mengaku meraup untung Rp 13.000 per galon.

“Modusnya mengisi galon kosong dengan air mineral biasa. Untuk satu galon mereka bisa untung Rp 13.000,” imbuhnya.

Baca juga: Pabrik Miras Bodong di Medan Digerebek Polisi, Ribuan Botol Merek Palsu Disita

Polisi mengamankan sebuah truk yang berisi lebih dari 300 galon yang digunakan untuk beroperasi, 11 tutup galon, sebuah batang kayu yang digunakan untuk membuka tutup agar tetap seperti baru, serta satu ponsel.

Untuk meyakinkan pelanggan, kedua pelaku memasang tutup galon dengan tutup asli yang mereka dapatkan saat akan memasang galon ke dispenser pelanggan.

“Jadi pelaku ini membuka tutup galon menggunakan kayu sehingga segelnya utuh, yang kemudian dipasangkan ke galon yang diisi air mineral biasa sehingga seperti asli,” ucap Festo.

Baca juga: Pabrik Madu Khas Banten Palsu Dibongkar Polisi, Tiga Orang Diamankan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X