Sri Sultan Persilakan KPK Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida

Kompas.com - 24/11/2020, 19:30 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat memberikan statemen di kompleks kepatihan, Yogyakarta, Selasa (11/8/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoGubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat memberikan statemen di kompleks kepatihan, Yogyakarta, Selasa (11/8/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta tahun anggaran 2016-2017.

Dikatakan Sultan, dirinya tidak mengetahui perkembangan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Ya ndak tahu, kalau di koran kan yang mengajukan antarpemborong ya, kalau tidak keliru. Kalau di koran lho," katanya saat ditemui di kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta

Selain itu, Sultan juga tak mengetahui siapa saja yang telah dijadikan saksi dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

"Saksi yang diperiksa KPK siapa saya juga enggak tahu, itu kan urusan hukum. Ya berproses saja lah silakan saja," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Stadion Mandala Krida 2016–2017, Edy Wahyudi mengaku sempat diundang dan dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Senin (23/11/2020) lalu.

Edy dimintai keterangan oleh KPK terkait tugas pokok dan fungsi sebagai PPK.

“Kemarin pada hari Senin sempat diundang ke Jakarta (KPK), saya waktu itu menjelaskan tentang tupoksi saya selaku PPK atau pejabat pembuat komitmen. Saya sampaikan detail terkait ketugasan saya sesuai dengan perundang-undangan penetapan barang dan jasa, menetapkan spesifikasi, dan pembuat rancangan kerja," katanya saat dihubungi.

Baca juga: Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Panggil 9 Saksi

Dia menambahkan, kasus dugaan korupsi tersebut sekarang ini sedang dalam proses.

Menurut dia, apa yang sudah dikerjakan oleh kelompok kerja maupun penyedia barang dan jasa sudah dilakukan sebagaimana mestinya.

"Sekali lagi, selaku orang Yogya sudah membangun Yogya. Saya mohon doa semoga semua berakhir dengan baik untuk semua,” tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X