Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Kompas.com - 24/11/2020, 17:13 WIB
Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari dua tersangka jambret, MI (19) dan ZAP (19), saat menggelar konferensi pers di Polsek Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (24/11/2020). KOMPAS.COM/IDONKapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari dua tersangka jambret, MI (19) dan ZAP (19), saat menggelar konferensi pers di Polsek Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (24/11/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polsek Tampan di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap dua orang tersang jambret atau pencurian dengan kekerasan (curas).

Kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena melawan saat ditangkap petugas.

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, kedua tersangka berinisial MI (19) warga Pekanbaru, dan ZAP (19) warga Kabupaten Kampar.

"Kedua tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas, karena pada saat akan dilakukan pengembangan, keduanya berusaha kabur dengan cara melawan hingga bergumul dengan petugas," kata Ambarita didampingi Kanit Reskrim Iptu Noki Loviko kepada Kompas.com saat konferensi pers di Polsek Tampan, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Bergulat dengan Buaya, Digigit hingga Paha Robek, Nelayan Agam Akhirnya Bisa Selamat

Dia menjelaskan, kedua tersangka ditangkap pada Minggu (22/11/2020). Tersangka MI ditangkap pukul 03.00 WIB, di Kecamatan Tambang, Kampar, sedangkan tersangka ZAP ditangkap pukul 10.00 WIB, di Kecamatan Tampan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku sudah berulangkali melakukan jambret. Keduanya mengincar tas maupun handphone pengendara sepeda motor.

"Tersangka MI sudah melakukan aksi jambret di 24 TKP (tempat kejadian perkara), sementara tersangka ZAP mengaku baru tiga kali," ungkap Ambarita.

Baca juga: Antar Pacar yang Jadi Korban Begal ke Polisi, Pria Ini Ternyata Otak Pelakunya

 

Hasil jambret buat beli narkoba

Dia mengatakan, barang-barang hasil penjambretan dijual oleh kedua tersangka. Lalu, uangnya dijadikan untuk membeli narkoba.

"Mereka menjual barang hasil curian dan uangnya untuk beli sabu. Dari hasil cek urine, kedua tersangka juga positif menggunakan narkotika," sebut Ambarita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X