5 Kasus Bayi Dibuang dalam Sepekan, Mayat Gosong hingga Penemuan Janin di Minimarket

Kompas.com - 19/11/2020, 17:07 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Selama sepekan terakhir, beberapa kasus pembuangan bayi terjadi di Tanah Air.

Salah satunya adalah kasus pembuangan bayi di kebun sawit di Desa Persiapan Suka Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Pelaku adalah Sri, ibu sang bayi yang malu memiliki anak di luar nikah.

Sementara di Jember, warga Dusun Kramat, Kecamatan Kalisat dihebohkan dengan penemuan mayat bayi yang gosong karena terbakar pada Rabu (18/11/2020).

Mayat bayi tersebut ditemukan di tengah tumpukan ranting kayu yang berada di semak belukar.

Dan berikut 5 kasus pembuangan bayi dalam sepekan terakhir:

1. Bayi dalam karung di kebun sawit di Rohul

Ilustrasi bayi baru lahir.Shutterstock Ilustrasi bayi baru lahir.
Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan menangis di kebun sawit di Desa Persiapan Sukajaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau pada Rabu (11/11/2020) siang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ditemukan warga yang bernama Slamet Raharjo (50), bayi dengan ari-ari yang masih menempel tersebut terbungkus karung.

Pelaku pembungan bayi adalah Sri warga Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu.

Ia mengaku bayi tersebut adalah hasil hubungan dengan kekasihnya. Karena malu hamil di luar nikah, Sri nekat membuang bayinya di kebun sawit.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufik Lukman Nurhidayat mengatakan Sri telah diamankan pada Kamis (12/11/2020) malam.

Saat itu petugas mencurigai seorang wanita dengan kondisi celananya ada bercak darah. Setelah dilakukan pemeriksaan, perempuan itu mengakui telah membuang bayinya.

"Pelaku mengaku membuang bayinya, karena merasa malu hamil di luar nikah. Sementara untuk pacarnya masih dalam penyelidikan," kata Taufiq.

Baca juga: Bayi yang Ditemukan Dalam Karung di Kebun Sawit Dibuang Ibunya, Hasil Hubungan Gelap

2. Ibu di Bogor buang bayi di selokan

Ilustrasi bayi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi bayi.
NS (8) warga Kabupaten Bogor diamankan polisi karena tega membuang bayinya yang berumur 1 hari di sebuah selokan di Cibinong.

Kepada polisi, NS mengaku mencekik bayinya dan memotong tali ari-ari dengan pisau dapur pada Senin (9/11/2020).

Setelah dipastikan meninggal, bayi tersebut dibungkus dengan kantong plastik dan dibuang di selokan yang tak jauh dari rumahnya.

"Jadi pelaku ini (NS) melakukan perbuatan kejinya pada hari Senin, sekitar pukul 03.00 WIB di kamar mandi rumahnya," kataKapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Mayat bayi tersebut ditemukan pada Kamis (12/11/2020) oleh warga. Ia terkejut saat melihat bungkusan di selokan depan rumahnya yang dihinggapi lalat dan beraroma busuk.

Bayi tersebut adalah hasil hubungan NS dengan pacarnya.

"Motifnya rasa malu, ditambah lagi pacarnya enggak mau bertanggung jawab," ucap Roland.

Baca juga: Ini Alasan Seorang Ibu di Bogor Bunuh Bayinya Sendiri

3. Bayi dihanyutkan ke sungai di Kalsel

Ilustrasi bayiRoman Sorkin/Shutterstock Ilustrasi bayi
Mayat bayi perempuan ditemukan di sungai di Desa Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada Selasa (17/11/2020).

Menurut Paur Humas Polres HST, Aipda M Husaini, warga awaknya mengira jasad bayi tersebut adalah boneka.

"Warga awalnya mengira bahwa jasad bayi itu boneka. Setelah kita periksa ternyata jasad bayi dan diduga dari hasil hubungan gelap," ujar Aipda M Husaini saat dikonfirmasi, Kamis (18/11/2020).

Bayi tersebut diduga sengaja dihanyutkan ke sungai setelah dilahirkan untuk menghilangkan jejak.

"Kemungkinannya memang seperti itu. Untuk pelakunya kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan warga," jelasnya.

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas kemudian membawa jasad bayi ke Rumah Sakit Damanhuri Barabai, HST.

Baca juga: Dikira Boneka, Setelah Didekati Ternyata Jenazah Bayi Bertubuh Gosong di Tumpukan Ranting

4. Mayat bayi gosong di Jember

Ilustrasi bayi menangis. Ilustrasi bayi menangis.
Di Jember, warga Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat Jember dihebohkan dengan peemuan mayat bayi gosong karena terbakar pada Rabu (18/11/2020).

Saat ditemukan, mayat bayi yang terbakar itu ada di tengah tumpukan ranting kayu di antara semak belukar.

“Tadi Kami dapat laporan dari kepala desa ada penemuan bayi,” kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari pada Kompas.com via telepon, Rabu.

Pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apakah bayi tersebut sengaja dibakar atau tidak.

Sebab, masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.

“Kami masih belum tahu, dalam lidik,” tutur dia.

Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan saksi dari kasus penemuan bayi yang terbakar tersebut.

Baca juga: Heboh, Bayi Gosong Terbakar Ditemukan di Tumpukan Kayu

5. Penemuan janin di minimarket di Dompu

olah TKP penemuan janin di ManggelewaHumas Polres Dompu olah TKP penemuan janin di Manggelewa
Seorang pengunjung menemukan janin di sebuah minimarket di Desa Sori Utu, Kecamatan Manggelewa, Dompu pada Rabu (18/11/2020).

Kasatreskrim Polres Dompu Iptu Ivan Roland Cristofel membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP terkait penemuan janin dlama mini market.

"Ya benar, tadi malam kami telah melakukan olah TKP penemuan janin di Desa Sori Utu," kata Ivan Roland, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya polisi masih memeriksa beberapa saksi yang ada di lokasi untuk mencari pelaku pembuangan janin tersebut.

"Kami akan dalami kasus tersebut, terhadap beberapa saksi akan kami periksa untuk pengembangan penyelidikan maupun penyidikan," kata Ivan.

Baca juga: Geger Temuan Janin di Minimarket, Polisi Olah TKP

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Idon Tanjung, Afdhalul Ikhsan, Andi Muhammad Haswar, Bagus Supriadi, Idham Khalid | Editor: Khairina, Abba Gabrillin, euku Muhammad Valdy Arief, Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X