Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bayi yang Ditemukan Dalam Karung di Kebun Sawit Dibuang Ibunya, Hasil Hubungan Gelap

Kompas.com - 14/11/2020, 10:56 WIB
Idon Tanjung,
Khairina

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kepolisian berhasil menangkap ibu yang membuang bayinya dengan dimasukkan ke dalam karung di kebun sawit di Desa Persiapan Suka Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufik Lukman Nurhidayat saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku dilakukan oleh Polsek Tambusai Utara, Kamis (12/11/2020), sekitar pukul 21.00 WIB.

"Pelaku berinisial SRL alias Sri, warga Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu," ujar Taufiq kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Suara Tangisan di Kebun Sawit, Ternyata dari Bayi di Dalam Karungt

Dia mengungkapkan, berdasarkan keterangan pelaku, bayinya dibuang karena hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya.

Pelaku merasa malu punya anak di luar nikah, sehingga nekat membuang bayi perempuan dibungkus karung di kebun sawit.

Taufiq mengatakan, pelaku ditangkap setelah petugas Unit Reskrim Polsek Tambusai Utara melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi.

Petugas mencurigai seorang wanita yang saat itu ditemukan dengan kondisi celananya ada bercak darah.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui telah membuang bayinya.

"Pelaku mengaku membuang bayinya, karena merasa malu hamil di luar nikah. Sementara untuk pacarnya masih dalam penyelidikan," kata Taufiq.

Baca juga: Mayat Bayi dalam Karung, Diberi Pewangi dan Dikira Paket Kiriman

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Persiapan Sukajaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, digegerkan dengan penemuan bayi masih hidup yang terbungkus dalam karung di kebun sawit.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Totok Nurdianto mengatakan, orangtua yang membuang bayinya masih dalam penyelidikan oleh Polsek Tambusai Utara.

"Pelaku masih dicari. Sementara bayi dirawat di praktek bidan Desa Persiapan Sukajaya," kata Totok kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/11/2020).

Ia menjelaskan, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan oleh seorang warga bernama Slamet Raharjo (50), pada Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Lokasi penemuan bayi itu persis di dalam kebun sawit. Bayi terbungkus dalam karung. Bayi itu diduga dibuang orangtuanya.

"Warga awalnya mendengar suara tangisan bayi. Setelah dicari, ternyata bayi ada di dalam karung. Ari-ari bayi belum terputus karena baru lahir," kata Totok.

Atas temuan itu, sambung dia, warga melaporkan kepada Bhabinkamtibmas  Polsek Tambusai Utara Bripka Jufri O Lumban Gaol.

Polisi bersama warga menyelamatkan bayi dengan dibawa ke praktek bidan setempat.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com