Kompas.com - 18/11/2020, 12:44 WIB
Petugas dan warga memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi dari Pos Pengamatan Gunungapi Merapi Babadan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). Sejak status Gunung Merapi ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III), Kamis (5/11/2020), sebanyak 1.831 jiwa yang tinggal di lereng Gunung Merapi mengungsi. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPetugas dan warga memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi dari Pos Pengamatan Gunungapi Merapi Babadan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). Sejak status Gunung Merapi ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III), Kamis (5/11/2020), sebanyak 1.831 jiwa yang tinggal di lereng Gunung Merapi mengungsi.

KLATEN, KOMPAS.com - Warga di kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belum ada yang mengungsi.

Padahal tempat evakuasi sementara (TES) termasuk fasilitas di dalamnya semua sudah disiapkan pemerintah desa setempat.

Sekretaris Desa Sidorejo, Sri Widakdo mengatakan, warga masih belum mau dievakuasi karena menganggap kondisi Gunung Merapi masih aman.

"Untuk sementara khususnya warga kami yang masuk di KRB III belum ada yang mengungsi dikarenakan kondisi Merapi saat ini masih dianggap aman," kata Sri ditemui di Kantor Desa Sidorejo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Pesan Juru Kunci Merapi: Manusia Hidup Membutuhkan Alam

Sri juga mengatakan warga masih terlihat tenang dengan kondisi Gunung Merapi yang berstatus Siaga (level III) kerena percaya terhadap kearifan lokal yang sudah turun temurun.

"Mungkin dilihat dari sisi itu (kearifan lokal) karena ada sebagian (tempat) yang dekat dengan Gunung Kendil yang masih utuh. Kemungkinan kecil sekali katakanlah kalau ada guguran erupsi Gunung Merapi mungkin arahnya ke Kali Gendol tidak ke Kali Woro," ungkap Sri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disebutkan Sri, Desa Sidorejo memiliki 28 dukuh. Tetapi yang masuk di KRB III dengan radius 5 kilometer dari Gunung Merapi ada tiga dukuh, yakni Deles, Bangan dan Petung.

Sekretaris Desa Sidorejo, Sri Widakdo ditemui di Kantor Desa Sidorejo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Sekretaris Desa Sidorejo, Sri Widakdo ditemui di Kantor Desa Sidorejo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020).

Menurut Sri, tiga dukuh tersebut terdapat 150 kepala keluarga (KK). Mereka baru mau mengungsi setelah kondisi Merapi dinilai membahayakan.

"Tempat evakuasi sementara kita siapkan di Gor Kalimasodo. Di tempat ini mampu menampung sekitar 320 orang dengan protokol Covid-19. Kalau tidak sedang pandemi mampu menampung 600-700 orang,"  terang dia.

Baca juga: Kilatan Cahaya yang Terekam CCTV di Puncak Merapi Diduga Lintang Alihan

Salah satu warga Deles, Kismiyanti (55) mengatakan belum mau turun ke tempat evakuasi sementara karena kondisi masih Gunung Merapi aman.

Biasanya, kata perempuan yang setiap hari berjualan makanan ringan di objek wisata Deles kalau kondisi Merapi sudah membayakan para relawan desa sudah meminta warga untuk turun.

"Kondisi sekarang masih aman. Nanti kalau sudah diminta untuk turun ya kita nanti turun ke tempat yang lebih aman," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X