Duduk Perkara Sejoli Bawa Mayat Mahasiswi di Becak Motor, Pelaku Pria Mantan Pacar SMP, Ajak Ketemuan di Kos Korban

Kompas.com - 17/11/2020, 16:18 WIB
Sepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang. Dok. Polres BinjaiSepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.

MEDAN, KOMPAS.com - Proses penyidikan kasus pembunuhan terhadap mahasiswi di sebuah kos-kosan di KM 18, Binjai Timur Kota Binjai terus berlanjut.

Dari pemeriksaan terhadap kedua tersangka diketahui pelaku janjian bertemu dengan korban melalui aplikasi percakapan di Facebook di kos-kosan pelaku di KM 18, Binjai Timur, Kota Binjai. 

Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizky Pratama mengatakannya ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (17/11/2020) sore.

Dijelaskannya, dalam kasus pembunuhan YL (17) itu motif pelaku RA (18) dan kekasihnya SB (19) adalah menguasai barang-barang milik korban, yakni sepeda motor dan handphone. 

"Motifnya ingin menguasai barang milik korban. Handphone dan sepeda motornya," katanya.

Baca juga: Sepasang Kekasih Tertangkap Bawa Mayat di Becak Motor, Korban Ternyata Mahasiswi

Pelaku pria, mantan pacar korban waktu SMP

Dijelaskannya, YL dan pelaku RA memang saling kenal. Keduanya sempat berpacaran pada saat masih duduk di bangku SMP.

Sebelum pembunuhan terjadi, tersangka RA menghubungi YL melalui chat di Facebook untuk bertemu di kos-kosan pelaku. Saat itu, pelaku di kos-kosan bersama dengan kekasihnya. 

Di kos-kosan itu, pelaku RA mengambil handphone milik korban kemudian terjadi pertengkaran antara keduanya.

SB, yang mengetahui pertengkaran tersebut membantu pacarnya RA dengan memegangi korban yang lehernya dijerat dengan kabel.

Setelah korban meninggal dunia, keduanya pun berrencana untuk membuang mayat korban ke arah Sei Bingai. 

"Rencananya mau dibuang ke arah Sei Bingai. (ke sungai atau bukan) tak tahu lah. Yang pasti mau dibuang lah," katanya. 

Baca juga: Fakta Mahasiswi Dibunuh di Kos, Pelaku Pasangan Kekasih, Mayat Dibawa Pakai Becak Motor

 

Sempat minta tolong warga naikkan korban ke becak motor

Saat ini, atas perbuatannya kedua pelaku diproses dan menjalani penahanan di rumah tahanan Polres Binjai.

Hingga saat ini, pihaknya sudah memeriksa sekitar 4 orang, yakni warga di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat dan juga dari pihak puskesmas sekitar. 

Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Sei Bingai, Ipda M. Ketaren menyebut mayat korban dibawa kedua pelaku menggunakan sepeda motor korban dengan posisi di tengah.

Saat tiba di Dusun Batu Burbar, kedua pelaku meminta tolong seseorang di pinggir jalan agar dinaikkan ke becak motor untuk dibawa berobat. 

Pada saat dipindahkan dari sepeda motor ke becak motor itu lah warga korban sudah meninggal dunia dan tak lama mulai ramai berdatangan.

Kedua pelaku langsung dibawa ke pos polisi tidak jauh dari lokasi. Kapolsek Sei Bingai IPTU Rismanto J Purba dan jajarannya datang ke lokasi dan mengamankan kedua orang tersebut. 

Korban lalu dibawa ke puskesmas namun karena tidak ada dokter, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Dzoelham menggunakan ambulans untuk divisum dan mencari tahu alamat korban.

Baca juga: Kronologi Mahasiswi Dibunuh Sepasang Kekasih, Diketahui Warga Saat Jenazah Akan Dinaikkan ke Becak Motor

Awalnya mengaku tak kenal korban

 

Di Polsek Sei Bingai keduanya mengakui mereka membunuh korban.

"Pertama dia ngaku enggak kenal. Dibilangnya dinaikkan orang tadi, 10 orang, dihadang kami. Cepat bantu-bantu katanya yang lain masih ngikut tadi. Padahal itu alibi dia. Dari situ kita sudah curiga dia," katanya.

RA, diketahui seorang pengangguran warga Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, dan SB seorang mahasiswi warga Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat.

Sedangkan korban YL seorang mahasiswi warga Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. Lokasi pembunuhan sendiri dilakukan di sebuah kamar kos pelaku di KM 18, Binjai Timur, Kota Binjai pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi BK 4987 RAH, hp Realme C2 dompet, kunci sepeda motor dan 2 lembar uang kertas pecahan Rp 10.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X