5 Moge Anggota Klub HOG yang Keroyok TNI Ternyata "Bodong", Dibawa ke Polda Sumbar

Kompas.com - 09/11/2020, 11:06 WIB
Seorang polisi berusaha melerai oknum anggota klub Moge asal Bandung yang berusaha mengejar anggota TNI di Sumbar. Foto: Screenshoot CCTVSeorang polisi berusaha melerai oknum anggota klub Moge asal Bandung yang berusaha mengejar anggota TNI di Sumbar.

PADANG, KOMPAS.com - Lima motor gede anggota klub Harley Owner Group (HOG) Bandung Siliwangi Chapter yang disinyalir bodong alias tidak lengkap surat-suratnya akan dibawa ke Polda Sumatera Barat.

Lima moge yang saat ini diamankan di Mapolres Bukittinggi akan diperiksa intensif oleh Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar.

"Untuk kasus pidana pengeroyokan ditangani Polres Bukittinggi. Sedangkan kasus Mogenya ditangani Polda Sumbar," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Kasus Anggota Klub Moge Keroyok TNI, 5 Motor Diduga Bodong

Stefanus menyebutkan untuk pemeriksaan intensif, Polda Sumbar langsung menurunkan tim dari dua direktorat yaitu Lantas dan Krimsus.

Menurut rencana, lima moge tersebut juga akan dibawa ke Mapolda Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk lima moge itu statusnya masih kita amankan. Sedangkan yang lain dititipkan karena pengendaranya sudah balik ke tempat asalnya," kata Stefanus.

Baca juga: Telungkupkan Tangan Memohon Klub Moge Tak Keroyok TNI, Ibu Bernama Sri Harlina Disebut Pemberani

Sebelumnya diberitakan, lima motor gede anggota klub Harley Owner Group (HOG) Bandung Siliwangi Chapter disinyalir bodong atau tidak lengkap surat-suratnya. Sementara anggota HOG viral melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat

Saat ini, polisi masih mengamankan 24 unit motor gede milik anggota klub tersebut di Mapolres Bukittinggi, Sumbar.

"Ada total 24 unit motor gede yang kita amankan. Lima diantaranya disinyalir tidak lengkap surat-suratnya," kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara yang dihubungi Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Anggotanya Dikeroyok Klub Moge, Dandim Agam Kawal Kasus Itu Diusut Tuntas

Dody mengatakan awalnya ada 14 unit motor gede yang diamankan saat kejadian.

"Empat belas unit itu terdiri dari 13 unit motor Harley dan satu unit NMax," kata Dody.

Kemudian pada Selasa (3/11/2020) pihaknya kembali mengamankan 10 unit lagi yang terdiri dari 9 Harley dan 1 KTM.

"Pada Selasa malam kita amankan lagi 10 unit dari Novotel Bukittinggi sehingga total ada 24 unit yang kita amankan," jelas Dody.

Baca juga: Seorang Ibu Memohon Oknum Klub Moge Hentikan Aniaya Anggota TNI, Dandim Ucapkan Terima Kasih



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X