Kompas.com - 06/11/2020, 21:18 WIB
Petugas dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Tulungagung, melihat pupuk diduga palsu di desa Ngrejo kecamatan Tanggunggunung Tulungagung Jawa Timur, Jumat (06/11/2020). SLAMET WIDODOPetugas dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Tulungagung, melihat pupuk diduga palsu di desa Ngrejo kecamatan Tanggunggunung Tulungagung Jawa Timur, Jumat (06/11/2020).

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Petani di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, resah karena peredaran pupuk yang diduga palsu menjelang masa tanam pada Jumat (6/11/2020).

“Awal bulan September sudah masuk masa tanam, dan kebutuhan pupuk banyak namun sulit didapat,” kata Ketua Gapoktan Argo Lestari Samsuri di lokasi penyimpanan pupuk diduga palsu, Jumat (06/11/2020).

Pupuk yang diduga palsu itu terlihat berbeda secara fisik. Setelah digunakan, pupuk itu membuat tanaman menguning.

“Karungnya ya sama seperti pupuk subsidi, tapi setelah digunakan memupuk tanaman jagung, jadi menguning daunnya,” ujar Samsuri.

Pupuk nitrogen phospor dan kalium (NPK) yang diduga palsu itu beredar di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung.

Baca juga: Saya Tegaskan, Pendarahan Itu karena Stroke, Matanya yang Disebut Dicongkel Itu Tidak Benar

Menurut keterangan warga, pupuk itu telah beredar sejak September 2020.

Samsuri menyebutkan, pupuk itu diperoleh petani dari seorang pedagang di Desa Ngrejo. Pupuk itu tak dibeli dari kios resmi.

“Karena pupuk sulit didapat di toko resmi, petani membeli di kios biasa,” terang Samsuri. 

Pupuk diduga palsu itu dijual dengan harga sekitar Rp 175.000 hingga Rp 190.000 per karung atau seberat 50 kilogram.

Petani curiga pupuk tersebut palsu karena membuat tanaman menguning.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X