KPU Ogan Ilir hanya Cetak APK Paslon Panca-Ardani, Tunggu Putusan MA Soal Diskualifikasi Paslon Ilyas-Endang

Kompas.com - 03/11/2020, 19:58 WIB
Anggota Tim pasangan nomor urut 1 pilkada Ogan Ilir Panca-Ardani memindahkan APK pilkada Ogan Ilir dari gudang KPU ke kendaraan truk untuk selanjutnya di pasang di titik strategis yang mereka tentukan. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGAnggota Tim pasangan nomor urut 1 pilkada Ogan Ilir Panca-Ardani memindahkan APK pilkada Ogan Ilir dari gudang KPU ke kendaraan truk untuk selanjutnya di pasang di titik strategis yang mereka tentukan.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, tahun 2020 yang disediakan oleh KPU setempat telah selesai dicetak dan mulai didistribusikan ke pasangan calon.

Per Selasa (3/11/2020) pasangan calon yang mengambil alat peraga kampanye tersebut adalah pasangan Panca-Ardani yang merupakan pasangan nomor urut satu dalam pilkada Ogan Ilir.

Alat peraga kampanye yang hari ini diserahkan ke tim sukses paslon nomor satu adalah baliho, spanduk, kalender, pamflet,  umbul -umbul, poster dan selebaran.

Baca juga: Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Hanya cetak APK untuk 1 paslon

Ketua KPU Ogan Ilir Massuriyati Selasa (3/11/2020) mengatakan, hingga Selasa, KPU Ogan Ilir hanya mencetak APK untuk satu pasangan calon yaitu pasangan Panca-Ardani.

Sedangkan untuk pasangan calon nomor dua atas nama Ilyas-Endang belum dilakukan pengadaannya karena masih menunggu hasil salinan keputusan Mahkamah Agung (MA) terkait gugatan pasangan tersebut karena sebelumnya terkena sanksi diskualifikasi.

"Karena kemarin sedang proses hukum maka kita cetak untuk pasangan calon nomor satu dulu, nanti setelah proses hukum selesai kita lanjut ke berikutnya,  (sebetulnya) kita sudah melakukan lelang dan penandatanganan kontrak (namun) kita batalkan karena ada rekomendasi (diskualifikasi) dari Bawaslu itu, jadi yang kita cetak satu pasangan calon yaitu pasangan calon nomor satu" jelas Massuriyati kepada Kompas.com, Selasa. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

APK ilegal

Massuriyati menambahkan, selain APK yang dicetak oleh KPU,  seluruh APK yang adalah saat ini di sejumlah tempat adalah ilegal.

"Seusai aturan yang legal adalah desain yang diserahkan ke KPU, di luar itu adalah ilegal, soal penanganan APK yang tidak sesuai mungkin nanti ada tindakan dari badan pengawas," jelas Massuriyati

"Untuk pemasangan kita serahkan ke pasangan calon dimana akan dipasang asal tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan," urai Massuriyati

Sementara Sekretaris Tim Pemenangan Panca-Ardani Hardi mengatakan, setelah menerima APK dari KPU maka akan segera dipasang di titik-titk yang  strategis dan  tidak melanggar aturan yang ada.

"Akan kita pasang di tempat-tempat strategis namun tidak di tempat-re tempat yang di larang seperti di rumah ibadah dan tempat pendidikan," jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar ketika dikonfirmasi terkait adanya APK pasangan calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir yang diduga ilegal telepon selulernya tidak aktif. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X