Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Kompas.com - 27/10/2020, 23:35 WIB
Gugatan Ilyas-Endang Diterima AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGGugatan Ilyas-Endang Diterima

INDRALAYA, KOMPAS.com - Beredar sebuah screenshot atau rekam layar di media sosial yang diduga hasil putusan Mahkamah Agung (MA) terkait gugatan calon bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam.

Dalam foto yang beredar itu, MA disebut telah mengabulkan gugatan yang diajukan pemohon, sehingga pemohon dapat kembali menjadi calon bupati peserta Pilkada Ogan Ilir 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir Massuriyati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa KPU belum mengetahui hasil keputusan MA terkait gugatan tersebut.

"Sampai detik ini kami belum menerima secara resmi hasil keputusan itu dari Mahkamah Agung. Kami juga belum tahu hasil keputusan itu, sebab belum menerima keputusannya," kata Massuriyati kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Massuriyati juga menyatakan bahwa dia tidak percaya dengan kabar yang beredar di media sosial.

Untuk itu, dia hanya menunggu hasil resmi dari MA.

"Kami tidak percaya yang lain, kami menunggu yang resmi," kata Massuriyati.

Baca juga: Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi pasangan Ilyas-Endang, Firli Darta membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui hasil keputusan MA yang menerima gugatan mereka.

Firli mengatakan, putusan itu sudah ada di situs web MA pada Selasa siang.

Firli berharap, KPU Ogan Ilir segera mengembalikan status pasangan Ilyas-Endang sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir, dengan mengeluarkan SK baru dan membatalkan surat keputusan diskualifikasi sebelumnya.

"Ya kami sudah mengetahui dari website MA pukul 02.00 siang ini. Kami puas dan senang dan meminta KPU Ogan Ilir segera mengembalikan status pasangan Ilyas-Endang sebagai calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir," kata Firli saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Firli mengakui pihaknya belum menerima secara langsung salinan resmi putusan MA tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X