Viral, Video Pria Diduga Preman Paksa Beli 1 Kg Buah Naga Rp 7.000

Kompas.com - 02/11/2020, 17:43 WIB
Pelaku (kanan) datang ke kios buah milik Yanti Limbong (36) di Jalan Veteran, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang dengan cara memaksa pada Minggu (1/11/2020) siang. IstimewaPelaku (kanan) datang ke kios buah milik Yanti Limbong (36) di Jalan Veteran, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang dengan cara memaksa pada Minggu (1/11/2020) siang.

MEDAN, KOMPAS.com - Viral rekaman video yang memperlihatkan seorang pria bertengkar dengan seorang perempuan di kios buah. Dalam video yang berdurasi 2 menit 19 detik itu terlihat seorang pria yang diduga memeras berdebat dengan pemilik kedai buah-buahan itu.

"Ini gaes, dia mau beli buah naga, uangnya Rp 7.000, enggak dapat dia marah-marah. Ngamuk dia. Uangnya Rp 7.000, sementara buah naga sekilo Rp 23.000," ucap seorang wanita yang diduga merekam kejadian tersebut.

Video tersebut viral di Facebook dan di grup aplikasi percakapan WhatsApp sejak Senin (2/11/2020) pagi. Setelah ditelusuri, peristiwa itu terjadi di Jalan Veteran, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang.

Baca juga: Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Di dalam video, pria tersebut ngotot dan mengaku dirinya dari anggota ormas kepemudaan. Dalam tayangan itu terlihat pria yang mengenakan kaus dan celana jeans itu menunjukkan kuitansi.

"Aku ngutip bulanan sama kau. Kau pikir kami jaga rumah kau ini gratis," ucapnya.

Perkataan tersebut dibalas bahwa kios buahnya mengantongi izin dari pemerintahan desa.

"Aku ada izin usahaku dari kantor lurah ... Cek tukang buah depan Politeknik Ganesha, ada enggak izin usahaku," teriak perempuan itu.

Baca juga: Pedagang Sedang Susah, Mau Cari Nafkah Kok Malah Diawasi Preman?

Pelaku ancam obrak-abrik kios

Yanti Limbong (36) mengaku diancam akan diobrak-abrik kios buahnya oleh seseorang yang datang hendak membeli buah naga 1 kg dengan uang Rp 7.000.KOMPAS.COM/DEWANTORO Yanti Limbong (36) mengaku diancam akan diobrak-abrik kios buahnya oleh seseorang yang datang hendak membeli buah naga 1 kg dengan uang Rp 7.000.
Ditemui di kiosnya, pemilik suara perempuan yang bertengkar tersebut bernama Yanti Limbong (36).

Kepada wartawan, Yanti menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, adiknya yang menjaga kiosnya. Sementara dirinya sedang mandi.

Baca juga: Preman Pasar Bakal Awasi Protokol Kesehatan, Satpol PP: Siapa Saja Boleh

Mendengar ada keributan, dia pun keluar dan bertanya dengan baik-baik kepada pria tersebut yang datang sudah dalam keadaan kepalanya berdarah.

"Katanya mau beli buah naga. Uangnya Rp 7.000. Adik saya bilang. 'Enggak dapat, Bang. Terus dia ngamuk-ngamuk. 'Kau enggak tahu saya siapa'," katanya.

Begitu pun ketika dia menanyai, pria tersebut langsung berbicara kotor.

"Udah gitu, dia mengancam mau mengobrak-abrik jualanku. Jadi banyak bilang, 'Kok enggak dikasih aja, bukan gitu'. Kalau dia minta bagus-bagus enggak mungkin tak dikasih," katanya.

Baca juga: Dulu Suka Mabuk, Mantan Preman Kini Dirikan Gubuk Baca agar Tak Ada Anak Putus Sekolah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X