Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Kompas.com - 26/10/2020, 19:57 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dalam kondisi trauma , E (25) gadis pemandu karaoke membuat laporan di Polrestabes Palembang, lantaran telah dianiaya oleh tamunya sampai pingsan.

Akibat kejadian tersebut, E mengalami luka memar disekitar wajahnya usai dipukuli oleh pelaku bernama Basrun.

E mengatakan, kejadian bermula saat Basrun datang ke cafe kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang. Saat itu korban bertemu dengan pelaku di dalam ruang karaoke.

Basrun pun menawarkan diri kepada E untuk mengantarnya pulang ke kosan. Namun ajakan itu ditolak oleh korban hingga membuat pelaku marah.

"Saya lagi di ruang ganti, mendadak pelaku datang dan memukuli saya. Waktu itu saya tidak sadarkan diri karena pingsan dipukul," kata E saat membuat laporan, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Dalam kondisi pingsan dan babak belur, E sempat diseret oleh terlapor untuk dimasukkan ke dalam mobil.

Akan tetapi usaha itu gagal usai para penjaga menghalangi pelaku.

"Setelah itu dia lari, saya juga tidak tahu siapa pria itu, karena baru kenal," jelasnya.

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan laporan tersebut.

Ia mengatakan, saat ini korban  telah diperiksa untuk dilakukan penyelidikan.

"Kasusnya masih kita selidiki, hasil visum korban juga kita minta," ujarnya.

Baca juga: Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X