Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kompas.com - 23/10/2020, 08:21 WIB
Mobil pengangkut tabung elpiji 3 kg terbakar di area SPBU di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020) petang usai isi bensin. Screengrab dari videoMobil pengangkut tabung elpiji 3 kg terbakar di area SPBU di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020) petang usai isi bensin.

KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki peristiwa sebuah mobil pengangkut tabung gas yang meledak di kawasan SPBU di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020).

Panit Reskrim Polsek Warungkondang Ipda Asep Mahfud mengatakan, saat ini situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan api bisa dipadamkan.

“Penyebabnya masih diselidiki. Ada lima orang yang sudah kita mintai keterangannya terkait peristiwa ini,” kata Asep kepada wartawan di lokasi, Kamis.

Baca juga: Mobil Terbakar di Kawasan Ceger, Berawal dari Mesin yang Meledak

Kronologi

Berdasar keterangan sejumlah saksi, insiden itu terjadi usai mobil yang mengangkut 40 tabung gas itu usai isi bensin.

Lalu, beberapa saat kemudian ada percikan di bagian depan mobil minibus itu. Api pun cepat membesar. Menurut Asep, sejumlah saksi mengaku sempat mendengar suara ledakan.

Baca juga: Cerita Santri Panjat Tiang Bendera di Hari Santri, Ada Insiden Sarung Melorot

“Sempat terjadi ledakan yang berasal dari tabung gas. Ada 40 tabung gas ukuran 3 kilogram di mobil itu,” ucap Asep.

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Saat itu, menurut Asep, SPBU dalam kondisi sepi.

“Sempat terjadi ledakan yang berasal dari tabung gas. Ada 40 tabung gas ukuran 3 kilogram di mobil itu,” ucap Asep.

(Penulis: Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman | Editor: Farid Assifa)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X