Masa Tahanan Polisi Penembak Warga Selesai, Korban Tuntut Proses Pidana

Kompas.com - 21/10/2020, 17:18 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat hendak diwawancara wartawan di Mapolda Sulsel, Senin (21/9/2020). Dok IstimewaKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat hendak diwawancara wartawan di Mapolda Sulsel, Senin (21/9/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 12 polisi yang terlibat dalam penembakan warga Jalan Barukang, Makassar, Sulawesi Selatan, satu demi satu telah menyelesaikan masa tahanan usai diputus dalam sidang etik di Propam Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, kini polisi tersebut kembali menjalankan tugasnya. 

Polisi yang terlibat sebelumnya bertugas di Polres Pelabuhan Makassar dan Polsek Ujung Tanah.

"Mereka kembali bekerja normal. Saya belum cek lagi itu apakah sudah keluar semua," kata Ibrahim saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Polisi Sulit Ungkap Pengeroyokan Polisi Sebelum Penembakan Warga Makassar

Ibrahim belum mengetahui sejauh mana proses laporan pidana terhadap 12 anggota polisi itu yang ditangani Ditreskrimum Polda Sulsel.

Dia mengatakan, belum berkomunikasi dengan korban maupun pendamping hukum korban.

"Belum. Saya belum tahu perkembangan mereka," singkat Ibrahim.

Sementara itu Pendamping Hukum ketiga korban penembakan Abdul Azis Dumpa mengatakan, sejauh ini para korban belum bisa mengakses salinan putusan sidang disiplin 12 anggota polisi tersebut.

Baca juga: 2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Dia mengatakan, LBH Makassar telah menyurati Polda Sulsel maupun Polres Pelabuhan Makassar, tapi belum ditanggapi.

"Kami layangkan surat resmi untuk meminta hasil sidang etiknya tapi sampai sekarang belum dijawab padahal itu kan informasi publik yang bukan hanya korban yang bisa akses tapi publik juga," kata Azis melalui telepon.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Regional
KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

Regional
Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Regional
Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X