Dua Kapal Vietnam Kembali Tertangkap Mencuri Ikan di Perairan Natuna

Kompas.com - 19/10/2020, 08:06 WIB
Kapal ikan Vietnam tertangkap mencuri ikan di Perairan Natuna, Kepri. Kedua kapal saat ini berada di Selat Lampa, ditahan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Bakamla RI. DOK BAKAMLA RIKapal ikan Vietnam tertangkap mencuri ikan di Perairan Natuna, Kepri. Kedua kapal saat ini berada di Selat Lampa, ditahan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Bakamla RI.

BATAM, KOMPAS.com – Aksi pencurian ikan secara ilegal oleh kapal asing terus terjadi, terutama di perairan terdepan RI, yakni laut utara Natuna, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Seperti yang terjadi kemarin pada Minggu (18/10/2020), KN Pulau Nipah - 321 milik Bakamla RI yang sedang melakukan patroli rutin di sekitaran perairan Natuna, mendapati sebuah kapal  yang berperilaku janggal.

Dan setelah dilakukan pelacakan dan didekati, diketahuilah kapal tersebut merupakan kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam.

Baca juga: KRI John Lie Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Natuna

Menindak hal tersebut, sekitar pukul 17.08 WIB, Minggu (18/8/2020) Komandan KN Pulau Nipah - 321 Letkol Bakamla Anto Hartanto memerintahkan untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan kapal, beserta anak buah kapal (ABK) dan muatannya.

“Kapal dengan nama lambung MV O 704 saat diamankan mengangkut 22 orang ABK yang seluruhnya berasal dari Vietnam,” kata Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita melalui pesan tertulis, Senin (19/10/2020) dini hari tadi.

Baca juga: Tangkap 2 Kapal Ikan Asing di Laut Natuna, TNI AL Gunakan KRI Usman Harun dan Terjunkan Tim VBSS

Tangkap kapal ikan Vietnam kedua, hanya dalam 4 jam

Berselang empat jam kemudian, KN Pulau Nipah - 321 kembali mengamankan KIA yang juga asal Vietnam dengan nama lambung MV O 097.

Sama halnya seperti KIA yang diamankan sebelumnya, kapal ini juga memuat sejumlah ikan campur, dan memiliki tiga orang ABK.

“Kapal ini diamankan sekitar pukul 20.51 WIB yang juga di sekitar perairan utara Natuna,” jelas Wisnu.

Baca juga: Detik-detik Kapal TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam di Natuna, 13 ABK Diamankan

Kemudian KN Pulau Nipah – 321 mulai melakukan pemeriksaan awal terhadap kedua kapal KIA asal Vietnam tersebut, namun belum diketahui jumlah muatan ikan yang dibawa kedua kapal tersebut.

“Yang jelas jenis ikannya, ikan campur,” sebut Wisnu.

Hingga saat ini, kedua kapal berada di Selat Lampa, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Kepala Bakamla Temui Menlu, Bahas Coast Guard China Terobos Natuna



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X