Sediakan PSK dan Bilik Asmara di Warung Kopi, Pria Ini Ditangkap

Kompas.com - 15/10/2020, 13:55 WIB
JRA (duduk) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Kamis (15/10/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHJRA (duduk) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Kamis (15/10/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - JRA (19) warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Gresik, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga menjalankan praktek prostitusi terselubung di warung kopi miliknya yang berada di desa setempat.

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, ada enam wanita berusia muda yang dipekerjakan sebagai PSK di 'bilik asmara' yang disediakan oleh JRA di warung kopi miliknya.

"Kami amankan tersangka JRA bersama para perempuan di tempat tersebut sebanyak enam orang," ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Kamis (15/10/2020).

Enam wanita yang turut diamankan berinisial AU, RA, NI, IS, RR dan VE, yang masih berusia di antara 18 hingga 29 tahun.

Baca juga: Bandar Judi dengan Omzet Belasan Juta Rupiah Per Bulan Ditangkap

Berbeda dengan JRA, keenam wanita yang turut diamankan oleh polisi dalam penggerebekan Selasa (13/10/2020) malam tersebut, hanya berstatus sebagai saksi.

"Untuk saudara JRA kami kenakan Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP. Hukumannya maksimal lima tahun penjara," ucap Arief.

Selain JRA dan enam wanita tersebut, polisi juga turut mengamankan buku rekapan tamu, baju, pakaian dalam, seprai tempat tidur, tisu dan uang tunai sebesar Rp 400.000 sebagai barang bukti dalam agenda penggerebekan bilik asmara tersebut.

Adapun JRA ketika ditanya oleh Kapolres Gresik dihadapan awak media mengakui, mendatangkan keenam wanita muda tersebut dari Cirebon, Jawa Barat, untuk dipekerjakan sebagai PSK di warung kopi miliknya.

Baca juga: Kronologi Polisi Tangkap Pemilik 9 Pohon dan 4,5 Kg Ganja di Bali

"Biasanya (tarif) Rp 150.000 untuk sekali kencan. Dengan Rp 100.000 untuk saya, dan Rp 50.000 untuk wanitanya," kata JRA.

JRA berdalih, dari Rp 100.000 yang diterima olehnya dari para PSK tersebut, separuhnya atau Rp 50.000, sebagai tabungan dari sang PSK dan bakal dikembalikan lagi kepada para wanita penghibur tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X