49 Permohonan Paspor Ditolak karena Terindikasi Ingin Jadi TKI Ilegal

Kompas.com - 13/10/2020, 15:11 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Ramdhani (tengah) dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Kota Malang, Selasa (13/10/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKKepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Ramdhani (tengah) dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Kota Malang, Selasa (13/10/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang menolak 49 permohonan paspor selama triwulan ketiga 2020.

Permohonan itu ditolak karena terindikasi digunakan pemohon sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di luar negeri.

Baca juga: Foto Itu Momen Kami Bersama Bu Risma, tapi Unggahan Itu Diedit, Bu Risma Dihilangkan

"Mau jadi tenaga TKI ke luar negeri tapi non prosedural. Katanya mau ke keluarga, tapi ketika ditanya detail mau kerja di luar negeri," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Ramdhani dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Malang, Selasa (13/10/2020).

Ramdhani mengatakan, pihaknya memiliki keahlian untuk menyeleksi penerbitan paspor.

"Kita punya keahlian tersendiri dalam menyeleksi pelayanan paspor. Pada saat ada pertanyaan yang mengarah ke sana, mereka sendiri (pemohon) akhirnya mengakui," jelasnya.

Rata-rata, pemohon paspor semula mengaku hendak liburan ke negara yang dituju. Ada juga yang mengaku hendak mengunjungi keluarganya di negara tersebut.

Namun, akhirnya mereka mengaku membuat paspor untuk bekerja di negara lain.

"Mereka mengaku mau liburan, mereka mau wisata, cuma kita melihat gestur juga, penampilan juga, melihat juga perjalanan dia sebelumnya. Hal-hal itu bisa kita determinasi," jelasnya.

Ramdhani menyebutkan, kebanyakan negara yang dituju oleh pemohon paspor tersebut adalah Arab Saudi, Malaysia, dan Hong Kong.

Baca juga: Cerita Bripka Heidi Sukses Jadi Peternak Lele, Terinspirasi Tekuni Bisnis Setelah Tilang Seorang Pengendara

"Hal ini adalah upaya yang realistis yang dilakukan rekan-rekan dalam mencegah proses perdagangan manusia," ungkapnya.

Di periode yang sama, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang juga menerbitkan 6.638 paspor baru, 1.085 paspor elektronik, 3.379 paspor pengganti, 28 paspor penggantian halaman penuh, 14 paspor penggantian karena rusak, dan 57 paspor penggantian karena hilang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X