Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Temui Serikat Pekerja dan Buruh, Ganjar Pranowo Diskusi Terkait UU Cipta Kerja

Kompas.com - 11/10/2020, 19:18 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat bertemu dengan serikat pekerja, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Minggu (11/10/2020). DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat bertemu dengan serikat pekerja, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Minggu (11/10/2020).

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo berdiskusi dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Tengah mengenai Undang-undang (UU) Cipta Kerja, Minggu (11/10/2020) di Rumah Dinas Puri Gedeh. 

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut, Ganjar yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sakina Rosellasari, bertukar pikiran dengan serikat pekerja.

“(Inisiatif ini dilakukan) sehingga ada ruang yang lebih dingin, kami bisa konsentrasi dan berbagi untuk merespons ini,” kata Ganjar.

Selain itu, kesempatan diskusi juga digunakan oleh kedua belah pihak, yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan serikat pekerja, untuk sama-sama membedah undang-undang tersebut.

Ganjar pun bercerita bahwa dirinya selama ini bergerilya mencari informasi tentang UU Cipta Kerja.

Baca juga: Ganjar Buka Ruang Aspirasi Selesaikan Polemik UU Cipta Kerja

“Dengan cara itu kami harap semua akan saling terbuka. Tadi kita blak-blakan, buka-bukaan mengenai apa itu Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Kami dan kawan-kawan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jateng sama-sama tidak mengerti,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Ganjar berharap usai diskusi, serikat pekerja dan buruh dari Jateng berinisiatif mengajukan judicial review serta memberi pendapat atau saran untuk mengisi rencana 35 peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (Perpres) yang akan diterbitkan Presiden Joko Widodo.

Setelah audiensi hari ini, Ganjar mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan ruang aduan sebagai sarana mendengarkan keinginan para pekerja dan buruh.

“Rasa-rasanya tadi mereka sepakat mengonsolidasikan diri untuk membahas ini dengan lebih cermat, terutama pada bab 4 yang mengatur tentang tenaga kerja (naker),” kata Ganjar.

Baca juga: Ganjar Temui Demonstran yang Ditangkap Polisi

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi SPSI Jateng Suhartoyo pun mengapresiasi kesediaan Ganjar untuk menerima dan bertukar pikiran dengan mereka.

“Pak Ganjar membuka dialog dan memberi kesempatan untuk menyampaikan keinginan kami. Nah, nanti kami akan buat satu rancangan peratuan pemerintah (RPP) yang dikawal Pak Ganjar,” kata Suhartoyo.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya