Ajukan Uji Materi ke MK, Terdakwa Penanam Ganja Gugat Kata "Pohon" di UU Narkotika

Kompas.com - 11/10/2020, 16:27 WIB
Foto: Tanaman Ganja yang diamankan dari kediaman HAL di Huta II, Nagori Sei Mangke Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Selasa 18 Agustus 2020. KOMPAS.COM/Teguh PribadiFoto: Tanaman Ganja yang diamankan dari kediaman HAL di Huta II, Nagori Sei Mangke Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Selasa 18 Agustus 2020.

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang terdakwa perkara kepemilikan narkoba jenis ganja mengajukan uji materi terhadap Pasal 111 dan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pemohon merupakan Ardian Aldiano (21), terdakwa kepemilikan narkoba yang sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Baca juga: Sekretaris DPRD Sulut Positif Covid-19, Satgas Telusuri Semua Kontak Erat

Ardian meminta MK memberikan tafsir konstitusi terhadap kata "pohon" pada Pasal 111 dan Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penasihat hukum Ardian, Singgih Tomi Gumilang mengatakan, kliennya dituntut jaksa dengan pidana sembilan tahun subsider tiga bulan karena menanam 27 batang tanaman ganja dengan tinggi rata-rata tiga centimeter hingga 40 centimeter.

"Dalam penegakan hukum di lapangan, antara tanaman ganja dengan tinggi satu centimeter atau tanaman ganja dengan tinggi lima meter atau lebih, sama-sama disebut sebagai pohon," kata Singgih saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).

Sehingga, kata Singgih, perkara kepemilikan tanaman ganja dengan tinggi satu centimeter tetap dikenakan Pasal 111 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sama dengan perkara kepemilikan pohon ganja dengan panjang di atas lima meter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, tambah Singgih, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta telah memberikan penjelasan beda perdu dan pohon.

Singgih menjelaskan, Fakultas Kehutanan UGM menyatakan, pohon merupakan tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan tajuk yang jelas, dengan tinggi minimal lima meter.

Sebelumnya, Polda Jatim menggerebek rumah Ardian di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, pada Maret 2020. 

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan puluhan tanaman ganja yang ditanam dengan sistem hidroponik.

Baca juga: Jangan Ada Lagi Warga yang Meninggal karena Terisolasi...

Ardian menanam ganja dengan cara hidroponik. Ia belajar dari internet. Sementara, bibit tanaman didapat dari rekannya yang sedang dipenjara.

Kepada polisi, Ardian Aldiano yang juga penjual binatang peliharaan itu mengaku tidak menjual ganja tersebut, tapi dikonsumsi sendiri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.