Demo Tolak UU Cipta Kerja di Magelang, Pusat Perbelanjaan Tutup

Kompas.com - 09/10/2020, 14:50 WIB
Para peserta aksi tolak UU Cipta Karya di simpang Artos Magelang Jumat (9/10/2020) KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPara peserta aksi tolak UU Cipta Karya di simpang Artos Magelang Jumat (9/10/2020)

MAGELANG, KOMPAS.com - Ratusan aparat keamanan gabungan Polres Magelang, Polres Magelang Kota dan TNI berjaga-jaga di simpang tiga Artos Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2020).

Penjagaan dilakukan menyusul rencana aksi penolakan omnibus law  Undang-undang (UU) Cipta Kerja oleh kelompok yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Magelang Raya (Geram).

Pantauan di lokasi, ratusan peserta sudah mulai berdatangan di titik kumpul di depan sebuah pusat perbelanjaan atau mal Artos.

Baca juga: Liput Pembubaran Demo, Wartawan di Semarang Dipaksa Hapus Foto dan Video

Lokasi ini merupakan titik strategis perbatasan wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang.

Secara bertahap mereka tiba mobil bak terbuka dan puluhan sepeda motor.

Mal dan beberapa pertokoan di sekitarnya terlihat sudah tutup jam operasional sejak Jumat pagi.

General Manajer Operasional Artos Mall Raymond Aditya mengatakan, sejak pagi mal ditutup atau mundur jam operasional dengan alasan keamanan.

"Kami mendapat arahan dari pihak keamanan agar mall mundur operasional dengan alasan keamanan, " katanya ditemui di lokasi.

Untuk sementara, jam operasional mundur sampai jam 15.00 WIB.

Baca juga: Sempat Ditangkap, 189 Pedemo Tolak Omnibus Law di Semarang Dibebaskan, Ada Siswa SMP

Namun keputusan pembukaan lagi tetap menunggu situasi dan kondisi di lapangan.

Ada 70-80 tenan di pusat perbelanjaan ini. Seluruh karyawan diminta untuk tetap berada di dalam mal atau kantor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dengan kebijakan ini tentu kami rugi, kirasan ratusan juta" sebut Raymond.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X