Pemprov DIY Terapkan Micro Lockdown untuk Putus Penyebaran Virus Corona

Kompas.com - 06/10/2020, 22:31 WIB
Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui di kompleks kepatihan, Yogyakarta Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoKadarmanta Baskara Aji saat ditemui di kompleks kepatihan, Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) menerapkan konsep micro lockdown sebagai upaya memutus penyebaran virus corona.

Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, micro lockdown itu diterapkan dengan dua cara.

Pertama lockdown secara terbatas untuk bidang tertentu. Kedua lockdown wilayah dalam skala kecil.

"Kalau di desa-desa itu micro lockdown wilayah," kata Kadarmanta di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Jokowi: Tidak Perlu Sok-sokan Me-lockdown Provinsi

Belum berlangsungnya proses belajar mengajar secara tatap muka di DIY, disebut Kadarmanta, karena ada micro lockdown dalam bidang pendidikan.

Kebijakan itu diambil setelah munculnya klaster Covid-19 dalam pondok pesantren di Sleman.

"Kalau dibuka sangat berbahaya mengingat pengalaman di pesantren. Kita genjot bagaimana nanti pembelajaran online memiliki kualitas sama dengan tatap muka," sebut Kadarmanta.

Agar pembelajaran daring bisa berjalan lancar, Pemerintah Provinsi DIY mulai mengadakan jaringan internet di sejumlah daerah pelosok.

Beberapa daerah yang kini sudah disambungkan ke dunia maya oleh pemerintah adalah Samigaluh (Kulonprogo), Tepus (Gunungkidul), Rongkop (Gunungkidul).

"Ada 49 titik yang masih blank spot tidak ada sinyal provider, tetapi saya tidak hafal titik-titiknya di mana saja," katanya.

Baca juga: 26 Santri di Cilacap Positif Covid-19, Salah Satu Ponpes Lockdown

Sebagai informasi, hingga Selasa (6/10/2020) malam, tercatat ada 2.813 kasus orang terjangkit Covid-19 di DIY.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.123 orang sudah dinyatakan sembuh dan 75 lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Regional
Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X