Jenazah Pria Ditemukan Membusuk di dalam Hutan, Sempat Hilang 7 Hari dan Diduga Tewas Gantung Diri

Kompas.com - 03/10/2020, 18:25 WIB
Ilustrasi gantung diri. SHUTTERSTOCKIlustrasi gantung diri.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Amran alias Aparan (39) warga Desa Talang Suka Maju, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu ditemukan tewas membusuk di bawah pohon karet di hutan, Jumat (2/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum ditemukan tewas, Amran sempat menyerahkan sepucuk surat wasiat kepada anaknya 7 hari sebelum penemuan mayat.

Ia kemudian meninggalkan rumah sejak 24 September 2020 dengan berbekal nasi, kain sarung, dan senter.

Baca juga: Ditemukan Tewas Membusuk, Pria Ini Sempat Titip Surat Wasiat untuk Istri Soal Pembagian Warisan

Menurut Ps Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, sang anak kemudian memberikan surat tersebut ke ibunya, Mewah (27).

"Korban meminta anaknya tidak membuka surat wasiat itu. Setelah dibuka oleh istrinya, surat itu berisi tentang pembagian harta warisan berupa kebun kelapa sawit," ujar Misran kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/10/2020).

Diduga kuat Amran tewas gantung diri. Namun karena ditemukan 7 hari kemudian, jasad korban sudah jatuh ke tanah, sementara lehernya masih terikat dengan kain sarung yang terikat di leher.

Baca juga: WN Korsel yang Ditemukan Gantung Diri di Apatemen Disebut Bermasalah dengan Pekerjaan

"Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Pada saat ditemukan, lehernya masih terikat dengan akar dan kain sarung yang disambung. Jasadnya sudah jatuh ke tanah, karena korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar enam sampai tujuh hari," kata Misran.

Mayat Amran ditemukan pertama kali oleh warga yang bernama Siaran (50)

Saat itu Siaran sedang mencari kemenyan di hutan yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya dan melihat mayat laki-lai tergeletak di bawah pohon karet. Ia pun segera melapor ke polisi.

"Saksi melihat sesosok mayat laki-laki dalam kondisi sudah membusuk di bawah pohon karet. Atas kejadian itu, saksi melapor ke aparat desa dan Polsek Kelayang," ujar Misran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Regional
Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Regional
Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Regional
Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Regional
Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Regional
Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta' Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar, Harus Dibubarkan

Syuting Sinetron "Ikatan Cinta" Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar, Harus Dibubarkan

Regional
Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X