Jalani Swab Usai Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Negatif Covid-19

Kompas.com - 01/10/2020, 17:56 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) ditemui usai pemeriksaan sebagai tersangka oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah pada Rabu (30/9/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAWakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) ditemui usai pemeriksaan sebagai tersangka oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah pada Rabu (30/9/2020).

TEGAL, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Wasmad Edi Susilo bersama kelima anggota keluarga dinyatakan negatif Covid-19, Kamis (1/9/2020).

Sebelumnya, Wasmad bersama istri serta keempat anaknya menjalani tes swab yang digelar Dinas Kesehatan Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Usai Hadiri Konser Dangdut, 100 Warga Tegal Jalani Tes Swab

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Prima Indraswari melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Siti Halamah mengemukakan, 16 orang dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab.

"Dari 47 yang diperiksa, baru 16 yang keluar. Hasilnya semua negatif Covid-19. Terdiri dari 6 orang sohibul hajat termasuk Pak Wasmad, dan 12 warga sekitar," kata Halamah, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/9/2020).

Halamah mengatakan, ke-31 sampel lainnya kemungkinan akan keluar dalam waktu dekat.

"Kalau semua sekitar 100-an orang, termasuk tracing dari kasus positif di luar screening pasca dangdutan. Kemungkinan hasilnya dalam pekan ini, atau bisa saja besok," pungkas Halamah.

Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Perkara Wakil Ketua DPRD Tegal ke JPU

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tegal, menggelar tes usap kepada keluarga inti Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, Jumat (25/9/2020).

Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Primawati Indraswari mengugkapkan, pemeriksaan Covid-19 itu tindak lanjut usai gelaran pesta hajatan dengan konser dangdut yang dihadiri ribuan orang, di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu (23/9/2020).

"Kemarin kan habis hajatan, jadi kita lakukan deteksi apakah ada yang positif atau tidak, dimulai dari keluarga yang mempunyai hajat," kata Prima, Jumat (25/9/2020).

Prima mengemukakan, keluarga inti yang menjalani tes sebanyak enam orang.

Meski demikian, kata Prima, tes swab bisa berkembang ke yang lain.

"Ada enam orang tetapi bisa saja berkembang. Nanti kalau ada yang positif Covid-19 kita lakukan tracking,” imbuh Prima.

Prima menambahkan, pihaknya tidak sampai dilibatkan dalam perkara perizinan maupun rekomendasi.

“Dinkes tidak diminta pertimbangan status epidemiologi di Kota Tegal. Waktu itu tidak dilibatkan. Juga tidak ada permohonan. Dinas Kesehatan tidak mempunyai wewenang untuk dalam hal pemberian izin," jelas Prima.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Regional
Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X