Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Kompas.com - 29/09/2020, 06:12 WIB
Air mancur yang belum beroperasi akibat perbaikan di bagian kolam air Bundaran Tugu Digulis, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (19/5/2018) malam. Sudah lebih satu bulan air mancur tersebut tidak bisa dinikmati warga, setelah satu buah mobil masuk ke dalam kolam karena kecelakaan tunggal pada 6 April lalu. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANIAir mancur yang belum beroperasi akibat perbaikan di bagian kolam air Bundaran Tugu Digulis, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (19/5/2018) malam. Sudah lebih satu bulan air mancur tersebut tidak bisa dinikmati warga, setelah satu buah mobil masuk ke dalam kolam karena kecelakaan tunggal pada 6 April lalu. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI

PONTIANAK, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berlakukan pembatasan aktivitas masyarakat mulai Senin (28/9/2020) malam.

Pembatasan tersebut dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Rencana kita Senin akan mulai diterapkan pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melalui keterangan tertulisnya, Senin siang.

Baca juga: Kota Pontianak Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat pada Malam Hari

Edi menjelaskan, pembatasan aktivitas masyarakat yang diterapkan tidak akan menutup ruas jalan apalagi menghentikan aktivitas perekonomian.  

“Mekanisme pembatasan aktivitas belum sampai kepada penutupan jalan ruas jalan. Aktivitas perekonomian diharapkan juga tetap berjalan,” ujar Edi.

Edi berharap masyarakat tetap taat dan patuh terhadap peraturan yang telah dikeluarkan.

Waktu yang ada silakan dioptimalkan, kuncinya masyarakat harus taat dan patuh terhadap protokol kesehatan.

"Selalu gunakan masker saat sedang berada di luar rumah. Sering cuci tangan, jaga kebersihan dan hindari keramaian," imbuhnya.

Baca juga: Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Edi juga mengajak seluruh pelaku usaha termasuk para pengelola warung kopi untuk tertib dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

"Utamanya itu soal penggunaan masker, itu yang paling penting. Kalau perlu pengelola siapkan juga, jika pengunjung datang tak bawa masker bisa membeli di tempat," tegas Edi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X