Pejabat Struktural RSUD Soedarso Pontianak Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 23/09/2020, 19:52 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menerangkan, seorang pejabat struktural di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak meninggal dunia karena terinfeksi virus corona atau Covid-19. DOK DINKES KALBARKepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menerangkan, seorang pejabat struktural di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak meninggal dunia karena terinfeksi virus corona atau Covid-19.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson melaporkan seorang pejabat strutural di RSUD Soedarso Pontianak meninggal karena positif Covid-19.

“Almarhum merupakan kepala bidang pengelolaan dana fungsional,” kata Harisson kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Harisson menambahkan, almarhum sebelumnya sempat dirawat di RSUD Soedarso sejak Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Kota Pontianak Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat pada Malam Hari

Selain itu, yang bersangkutan juga memiliki penyakit diabetes militus tipe dua atau kencing manis.

“Almarhum tidak berhubungan langsung dengan pasien. Sehari-hari di kantor, pusat administrasi RSUD Soedarso,” ujar Harisson.

Diberitakan, Harisson menyebut, saat ini terdapat klaster baru penyebaran virus corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak.

“Saat ini ada 5 orang di RSUD Soedarso terkonfirmasi positif corona. Mereka ini satu klaster karena berada dalam satu ruangan,” kata Harisson saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Hasil Swab Pertama Istri Wali Kota Pontianak Negatif Covid-19

Menurut Harisson, kelima orang ini diduga tertular dari transmisi lokal bukan dari pasien yang tengah dirawat.

“Kelima orang ini bukan petugas medis, melainkan pegawai di manajemen rumah sakit,” ujar Harisson.

Harisson menerangkan, kelima orang yang tertular ini mengalami gejala demam, batuk, pilek dan kehilangan indra penciuman.

Kontak tracing dan testing pun telah dilakukan. Begitu juga dengan sterilisasi areal tempat mereka bekerja.

“Kita takut mereka mengalami sesak napas, jadi diisolasi di rumah sakit,” pungkas Harisson.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Regional
Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Regional
Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X