KPU Surabaya Gelar Pengundian Nomor Urut di Ruang Terbuka, PDI-P Ajukan 2 Syarat

Kompas.com - 23/09/2020, 18:50 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akan menggelar tahapan pengundian nomor urut Pilkada Kota Surabaya, Kamis (24/9/2020), setelah kedua pasangan bakal calon ditetapkan sebagai calon pasangan wali kota dan wakil wali kota Surabaya.

Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19, acara pengundian nomor urut digelar outdoor di komplek sebuah hotel di Surabaya.

"Banyak masukan sebagai syarat protokol kesehatan, maka acara kami gelar outdoor," kata Komisioner KPU Surabaya, Soeprayitno kepada wartawan, di KPU Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Dikunjungi Keluarga dari Surabaya, Lalu Diare dan Muntah-muntah, Nenek Ini Terpapar Corona

Karena digelar di ruang terbuka, PDI-P mengajukan 2 poin syarat tambahan.

"Semula kami berencana tidak hadir di acara pengambilan nomor urut, tapi setelah kami diskusikan, calon kami akan tetap hadir dengan 2 syarat," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Eri Cahyadi-Armuji, Achmad Hidayat, saat dikonfirmasi terpisah.

Syarat pertama, undian nomor urut untuk 2 pasangan calon dilakukan pada waktu yang berbeda.

"Tentang siapa yang lebih dulu dan siapa yang terakhir, biar KPU yang mengatur," ujar dia.

Syarat kedua, lanjut Achmad, adalah sterilisasi ruangan sebelum digunakan.

Harus ada jeda waktu setidaknya 3 jam sebelum ruangan atau panggung digunakan pasangan calon mengikuti undian.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X