Kompas.com - 23/09/2020, 18:43 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya resmi menetapkan tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang bertarung di Pilkada Serentak 2020.

Penetapan ketiga paslon kepala daerah itu dilakukan dalam rapat pleno yang berlangsung di Kantor KPU setempat, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Depresi, Trauma Pergi Sendirian

Tiga pasangan itu yakni, Benjamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, Jhon N Leunupun-Dolfina Markus, dan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno.

“Hari ini kita KPU Maluku Barat Daya telah menetapkan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk Pilkada 2020 sebanyak tiga pasangan calon, masing-masing atas nama Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, Jhon N Leunupun-Dolfina Markus dan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno,” ungkap Ketua KPU Maluku Barat Daya Yakob Alupatti Demny kepada Kompas.com via telepon seluler, Rabu.

Pasangan Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily diusung PDI-Perjuangan, PKPI, Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Demokrat.

Sementara, pasangan Jhon N Leunupun-Dolfina Markus maju lewat jalur independen dan pasangan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno diusung Partai Gerindra dan Partai Golkar.

“Ada satu pasangan calon independen ya, ketiga pasangan sudah ditetapkan dengan berita acara dan surat keputusan sudah diserahkan ke tiga pasangan calon melalui tim penghubung,” ujarnya.

Dia menjelaskan ketiga pasangan calon ditetapkan sebagai peserta pilkada berdasarkan keputusan KPU dan berita acara KPU tentang hasil verifikasi administrasi dan syarat calon bupati dan wakil bupati serta berita acara hasil verifikasi administrasi perbaikan syarat calon.

“Dengan demikian terhitung hari ini sejak ditetapkan mereka resmi dinyatakan sebagai pasangan calon,” ujarnya.

Yakob mengatakan, pengundian nomor urut akan digelar di Kantor KPU Maluku Barat Daya pada Kamis (24/9/2020) sekitar pukul 10.00 WIT.

Untuk mencegah kerumunan, KPU Maluku Barat Daya telah mengirimkan surat agar pasangan calon tak membawa massa dalam kegiatan itu.

Baca juga: Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Mereka hanya diizinkan membawa keluarga dekat, perwakilan tim pemenangan dari partai politik dan tim kampanye.

“Kami juga sudah ingatkan kepada penghubung tadi yang KPU undang untuk menghaidri acara besok masing-masing pasangan calon dibatasi hanya 10 orang, untuk pengerahan massa itu tidak boleh apalagi sampai di Kantor KPU, itu kami sudah koordinasi dengan Polres sehingga kalau ada pengerahan massa menjadi tanggung jawab pihak kepolisian,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.