Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Kompas.com - 23/09/2020, 07:48 WIB
Bupati Indra Catri menyerahkan paket wifi gratis kepada.masjid dan sekolah di Agam untuk membantu siswa yang belajar online Foto: Humas Pemkab AgamBupati Indra Catri menyerahkan paket wifi gratis kepada.masjid dan sekolah di Agam untuk membantu siswa yang belajar online

PADANG, KOMPAS.com - Sekolah dan masjid di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dibekali akses wifi gratis yang dapat dimanfaatkan siswa untuk belajar.

Pemasangan wifi gratis ini dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Agam melalui program Agam Terkoneksi.

"Saat ini seluruh siswa belajar daring akibat pandemi Covid-19. Pemkab Agam berkomitmen agar siswa terus belajar dengan memberikan akses wifi gratis di masjid dan sekolah," kata Bupati Agam Indra Catri saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: 2 Komisioner KPU Kabupaten Agam Positif Covid-19

Indra Catri mengatakan, sebagai tahap awal, pemasangan wifi gratis diberikan kepada 150 masjid dan sekolah yang telah memiliki jaringan telepon.

Menurut Indra Catri, pihaknya meminta kepada pengurus masjid dan pihak sekolah untuk menyediakan halaman, dengan bangku yang diatur untuk menjaga jarak.

Kemudian, pengurus masjid dan pihak sekolah diminta untuk mengatur jadwal dari pukul 08.00 - 11.00 WIB untuk membuka akses wifi gratis.

"Jam tersebut dipilih supaya anak-anak ataupun masyarakat bisa mendapatkan paparan ultraviolet yang bagus untuk peningkatan imun tubuh," ujar Indra.

Baca juga: 74 Karyawannya Positif Covid-19, Kantor BRI Padang Tutup Sementara

Selain itu, menurut Indra Catri, pihaknya juga sudah meminta perkantoran yang memiliki akses wifi agar membuka gratis, sehingga dapat dimanfaatkan siswa yang ingin belajar.

"Kantor-kantor diminta untuk menyediakan kursi-kursi di halaman, sehingga masyarakat tidak perlu masuk ke dalam kantor. Untuk di ibukota contohnya, di kawasan Gedung Olah Raga Rang Agam," ucap Indra Catri.

Indra Catri juga mengajak kepada masyarakat yang ekonominya terbilang mampu untuk memasang dan membuka layanan wifi.

Hal itu untuk membantu anak-anak atau tetangga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses internet.

"Ini sama seperti dulu ketika televisi bisa dihitung jari, hanya di rumah-rumah tertentu yang ada. Jadi kalau ingin menonton sama-sama di sana. Demikian juga wifi ini, anak-anak tetangga yang tidak mampu bisa tertolong," kata Indra Catri.

Menurut Indra Catri, dengan tersebarnya fasilitas internet sampai ke jorong melalui masjid dan sekolah ini, maka tidak terjadi lagi penumpukan pada tempat-tempat yang memiliki jaringan internet.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X