Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Kompas.com - 21/09/2020, 21:39 WIB
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam musyawarah ranting PDI-P se-Kecamatan Pasar Kliwon di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2020) malam. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam musyawarah ranting PDI-P se-Kecamatan Pasar Kliwon di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2020) malam.

SOLO, KOMPAS.com - Desakan Pilkada ditunda karena masih merebaknya wabah virus corona, mendapat tanggapan dari masing-masing bakal calon kepala daerah yang maju di Pilkada Solo 2020.

Penanggung jawab tim pemenangan bapaslon independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Budi Yuwono, menilai jika Pilkada 2020 ditunda akan mengganggu persiapan yang telah dilakukan.

"Jelas mengganggu. Persiapan kita ancer-ancernya 9 Desember 2020. Kalau sampai ditunda berarti persiapan kita kan percuma," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Berkas Pendaftaran Calon Penantang Gibran di Pilkada Solo Dinyatakan Lengkap

Meski waktunya lebih panjang jika Pilkada ditunda, jelas Budi, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan kampanye juga akan lebih besar.

"Kita kan kendala itu (biaya)," terang dia.

Budi mengungkapkan, jika penundaan Pilkada 2020 dilakukan karena khawatir ancaman penularan Covid-19, pihaknya bisa memakluminya.

Paslon Bajo akan mengikuti aturan baik dari pemerintah maupun KPU.

"Tapi untuk sesuatu yang lebih baik ya kenapa tidak (ditunda). Mau tidak mau kita harus ikuti keputusan itu," kata Budi.

Baca juga: Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Terpisah, bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan sepenuhnya kepada KPU terkait penundaan pilkada.

"Tidak masalah (nanti ditunda). Kita ikuti saja keputusannya KPU," terang putra sulung Presiden Jokowi.

Gibran mengatakan, desakan Pilkada 2020 ditunda tersebut tidak memengaruhi terhadap agenda blusukan yang selama ini dilakukan.

"Tidak terpengaruh. Pasti ada penyesuaian, tapi tidak masalah," ungkap dia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Kabar Putranya Gugur di Papua, Ayah Pratu Dedi Hamdani: Perasaan Saya Tidak Keruan...

Terima Kabar Putranya Gugur di Papua, Ayah Pratu Dedi Hamdani: Perasaan Saya Tidak Keruan...

Regional
Aturan Siswi Non-Muslim di SMKN Padang Wajib Berhijab Tuai Protes, Ini Duduk Perkaranya

Aturan Siswi Non-Muslim di SMKN Padang Wajib Berhijab Tuai Protes, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Kontroversi Aturan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang, Berujung Laporan ke Mendikbud hingga Menuai Kritik DPR

Kontroversi Aturan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang, Berujung Laporan ke Mendikbud hingga Menuai Kritik DPR

Regional
Anggota DPR: Aturan Wajib Jilbab di Sekolah Negeri Harus Dicabut

Anggota DPR: Aturan Wajib Jilbab di Sekolah Negeri Harus Dicabut

Regional
Derita Korban Banjir Manado, Hanya Punya Baju di Badan, Patungan Beli Sarapan

Derita Korban Banjir Manado, Hanya Punya Baju di Badan, Patungan Beli Sarapan

Regional
Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 7.266, Ini Tanggapan Wagub Emil Dardak

Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 7.266, Ini Tanggapan Wagub Emil Dardak

Regional
Tinggal di Kontrakan, 2 WNA Asal China Diamankan Petugas Imigrasi, Mengaku Bisnis Kayu di Jambi

Tinggal di Kontrakan, 2 WNA Asal China Diamankan Petugas Imigrasi, Mengaku Bisnis Kayu di Jambi

Regional
Sekda Ungkap Penyebab Kegaduhan ASN Pemkab Jember, Berawal dari Pesan WhatsApp Bupati

Sekda Ungkap Penyebab Kegaduhan ASN Pemkab Jember, Berawal dari Pesan WhatsApp Bupati

Regional
Belum Terima Bantuan, Korban Banjir di Manado Patungan Beli Sarapan

Belum Terima Bantuan, Korban Banjir di Manado Patungan Beli Sarapan

Regional
Video Viral Warga Jarah Barang Muatan Truk yang Terguling, Polisi: Kami Sudah Peringatkan

Video Viral Warga Jarah Barang Muatan Truk yang Terguling, Polisi: Kami Sudah Peringatkan

Regional
Fakta Kasus Pembacokan di Cianjur, Pelaku Menyamar Jadi Perempuan di Facebook hingga Motif Dendam

Fakta Kasus Pembacokan di Cianjur, Pelaku Menyamar Jadi Perempuan di Facebook hingga Motif Dendam

Regional
Fakta Siswi Non-Muslim Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Kepala Sekolah Minta Maaf

Fakta Siswi Non-Muslim Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Kepala Sekolah Minta Maaf

Regional
Tragis, Wanita Muda Tewas Dicekik Suami Siri, Cemburu Baca WhatsApp, Pelaku Coba Bunuh Diri

Tragis, Wanita Muda Tewas Dicekik Suami Siri, Cemburu Baca WhatsApp, Pelaku Coba Bunuh Diri

Regional
Aturan Berjilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang Picu Perdebatan

Aturan Berjilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang Picu Perdebatan

Regional
Ngotot Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN di Tengah Pandemi, Unila Dikritik Warganet

Ngotot Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN di Tengah Pandemi, Unila Dikritik Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X