Ridwan Kamil Minta KPU Ancam Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Kompas.com - 16/09/2020, 19:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan dengan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (16/9/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan dengan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jabar untuk menindak tegas pasangan calon kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan.

Menurut Ridwan Kamil, sikap tegas bahkan termasuk bagi pendukung pasangan calon (paslon) yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 selama masa kampanye.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, Pilkada serentak tahun ini yang digelar di tengah pandemi membuat warga khawatir.

Baca juga: Fakta Baru, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

Untuk itu, ketegasan semua pihak khususnya KPU Jabar sebagai penyelenggara dinilai sangat dibutuhkan demi mencegah penularan Covid-19.

"Harus bikin efek jera kalau ada yang melanggar aturan. Saya titip, tolong rapatkan barisan. Komunikasikan lagi secara intens dan bahasanya jangan imbauan, tapi tegas yang sedikit mengancam," ujar Emil saat memberikan arahan kepada jajaran KPU Provinsi Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).

Adapun, Pilkada serentak rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020.

Terdapat 8 daerah yang menyelenggarakan Pilkada di Jabar, yaitu Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.

Baca juga: Video Viral TikTok, Melihat Ibu Saat Masih Hidup di Google Maps

Masa kampanye akan dimulai pada 26 September hingga 9 Desember 2020 atau berlangsung selama 71 hari.

Sesuai aturan, semua panitia penyelenggara wajib memakai alat pelindung diri (APD) dalam seluruh rangkaian Pilkada serentak, mulai dari masa kampanye hingga waktu pencoblosan.

Kang Emil menambahkan, selain memastikan logistik perlengkapan Pilkada, KPU Jabar juga harus memastikan ketersediaan logistik protokol kesehatan.

Untuk itu, KPU juga harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar terkait pengadaan APD.

"Kita harus pastikan logistik protokol kesehatan memenuhi jumlahnya," kata Emil.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Provinsi Jabar merupakan daerah yang kerap dijadikan percontohan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan Pilkada.

Sejauh ini, rekam jejak Jabar sudah sangat baik dengan minimnya insiden atau sengketa di Pilkada.

"Jabar diwanti-wanti langsung oleh Pak Mendagri untuk menjadi percontohan pengelolaan. Track record Jabar sudah sangat baik, Pilpres, Pilgub hampir nihil insiden yang tidak perlu," tutur Emil.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Regional
Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Regional
Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Regional
Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Regional
Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Regional
Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Regional
Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Regional
Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Regional
Berencana ke Bandung Saat 'Long Weekend'? Waspada Genangan Saat Hujan

Berencana ke Bandung Saat "Long Weekend"? Waspada Genangan Saat Hujan

Regional
Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Regional
Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Regional
Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Regional
Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X