Tak Pakai Masker di Kota Tegal, Puluhan Orang Didenda Rp 100.000

Kompas.com - 14/09/2020, 21:42 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon bersama Dandim Letkol Inf. Sutan Pandapotan  serta Kapolres AKBP Rita Wulandari memberikan pemahaman kepada warga yang tidak memakai masker dalam razia masker yang melibatkan tiga pilar di Kota Tegal, Senin (14/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiWali Kota Tegal Dedy Yon bersama Dandim Letkol Inf. Sutan Pandapotan serta Kapolres AKBP Rita Wulandari memberikan pemahaman kepada warga yang tidak memakai masker dalam razia masker yang melibatkan tiga pilar di Kota Tegal, Senin (14/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Sedikitnya 58 orang terjaring razia masker oleh petugas gabungan di Jalan Sultang Agung Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (14/9/2020).

Sebanyak 21 orang di antaranya bahkan harus dijatuhi sanksi denda sebesar Rp. 100.000 pada hari pertama pemberlakuan sanksi administrasi.

Pantauan Kompas.com, dalam razia gabungan unsur Pemkot Tegal dibantu TNI dan Polri menghentikan setiap pengguna jalan yang tak memakai masker.

Baca juga: Puluhan PNS Terjaring Razia Masker di Balai Kota Tegal

Razia itu juga dihadiri langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari dan Dandim 0712 Tegal Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar

Rata-rata warga yang tertangkap basah tak memakai masker justru lebih memilih membayar langsung denda administrasi Rp 100.000.

Padahal, petugas gabungan yang dikomandoi Satpol PP memberikan pilihan seperti hukuman fisik push up 10 kali, dan kerja sosial menyapu jalan dengan menggunakan rompi.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, razia masker merupakan implementasi Perwal No. 29 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perwal No. 13 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19.

"Ada beberapa sanksi yang diberikan kepada warga yang kedapatan tidak mengenakan masker. Mulai hari ini diberlakukan sanksi denda Rp. 100.000," kata Dedy.

Uang denda yang dibayarkan para pelanggar akan disetorkan ke kas daerah.

"Razia akan digelar rutin sekali dalam 3 sampai 5 hari. Setiap pelaksanaannya berlangsung selama 1-2 jam dengan melibatkan petugas gabungan," kata Dedy Yon.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X