Jumlah Pasien Bertambah, Klaster Industri Karawang Jadi Perhatian Utama

Kompas.com - 08/09/2020, 14:49 WIB
Sekda Karawang Acep Jamhuri KOMPAS.COM/FARIDASekda Karawang Acep Jamhuri

KARAWANG, KOMPAS.com - Sekteraris Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri mengatakan klaster industri di Karawang, Jawa Barat, menjadi salah satu perhatian khusus pemerintah dalam menangani Covid-19.

Selain penerapan protokol kesehatan, industri pun diminta menyiapkan tempat isolasi dan melakukan survei harian.

Acep menyebut, ada 17 perusahaan di Karawang yang melapor bahwa karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19, termasuk pabrik di Subang yang banyak pekerjanya warga Karawang.

Baca juga: Polisi Tilang Motor Vanderhall yang Digunakan Calon Bupati Karawang

"Dari awal ada 93 orang (terkonfirmasi positif Covid-19). Saat ini ada yang sudah sembuh, ada yang masih dalam perawatan. Bukan semuanya warga Karawang," ujar Acep kepada Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

Acep mengatakan, menurut informasi terbaru, ada 19 karyawan sebuah pabrik perusahaan elektronik yang dinyatakan positif Covid-19.

Perusahaan itu kemudin melakukan tes mandiri kepada 1.700 karyawannya.

Tracing kontak erat juga terus dilakukan.

Baca juga: Ini 3 Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Karawang

Menurut Acep, penanganan klaster industri mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil pun menekankan beberapa hal soal penganganan Covid-19, di antaranya penguatan Gugus Tugas di setiap kawasan industri.

Acep yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang menyakini ada beberapa hal yang harus dibenahi dari penerapan protokol kesehatan di pabrik-pabrik, seperti di tempat merokok, kantin, dan shelter bus.

Baca juga: 117 ASN dan Pegawai Pemkot Bandung Positif Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X