Pertamina Bakal Sanksi SPBU yang Tidak Tertib Terkait Aksi Borong Premium di Pamekasan

Kompas.com - 03/09/2020, 16:19 WIB
Antrian kendaraan di SPBU Jl. Raya Sumenep, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. BBM jenis Premium di SPBU di Pamekasan, lebih banyak dihabiskan oleh pemborong untuk dijual kembali menggunakan SPBU mini atau pertamini. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANAntrian kendaraan di SPBU Jl. Raya Sumenep, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. BBM jenis Premium di SPBU di Pamekasan, lebih banyak dihabiskan oleh pemborong untuk dijual kembali menggunakan SPBU mini atau pertamini.

KOMPAS.com - Pihak Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat terkait pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) Khusus Penugasan (JBKP) premium menggunakan kemasan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) di wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pertamina mengapresiasi informasi dari masyarakat dan siap memberi sanksi bertahap kepada SPBU yang tidak sesuai aturan dalam menyalurkan premium kepada masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih, dan sesuai dengan wewenang pembinaan oleh Pertamina, SPBU sebagai lembaga penyalur BBM resmi paling akhir yang berada di wilayah Kabupaten Pamekasan yang melayani pembelian premium dalam kemasan tanpa disertai surat rekomendasi dari SKPD terkait, akan diberikan sanksi sebagai bentuk pembinaan," kata Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, Rustam Aji, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Sanksi bertahap kepada SPBU yang tidak tertib diawali dengan surat peringatan atau teguran, penghentian izin menyalurkan BBM premium, penghentian pasokan premium ke SPBU tersebut, hingga sanksi terberat adalah pemutusan hubungan usaha (PHU).

Baca juga: Aksi Borong Premium di SPBU Pamekasan Bikin Warga Kesal

Rustam menambahkan, Pertamina secara tegas menerapkan aturan ke SPBU di wilayah Kabupaten Pamekasan secara khusus, serta SPBU di Pulau Madura secara umum, untuk tetap melayani pembelian produk premium sesuai ketentuan, dalam hal ini tidak memberikan kesempatan pembelian berulang oleh pelangsir.

Kemudian, memastikan SPBU sudah terpasang CCTV aktif sebagai bentuk pengawasan, terutama dalam penyaluran produk premium dan Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT/Solar).

Pembelian BBM jenis premium dalam kemasan di SPBU tidak dapat dilayani apabila pelanggan tidak dapat melampirkan surat rekomendasi dari pemerintah daerah setempat dan SKPD terkait.

Pihaknya juga kembali mengimbau masyarakat bahwa kemasan yang digunakan untuk membeli BBM wajib terbuat dari material logam.

Kewajiban pencatatan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sebagai antisipasi pembelian BBM berulang oleh kendaraan yang sama di SPBU yang sama atau SPBU lainnya juga sudah dilakukan.

Hal ini guna meminimalisir pelangsir BBM yang membeli dan mengisi langsung di tangki kendaraannya, kemudian dikuras di pengecer BBM dan kembali mengantre di SPBU.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadangkan Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadangkan Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X