Telan Biaya Rp 11,3 Triliun, Fasilitas Bandara International Yogyakarta Tuai Pujian Jokowi, Apa Saja?

Kompas.com - 28/08/2020, 14:15 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri) dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (kanan) meresmikan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8/2020). Proyek pembangunan YIA yang berdiri di atas tanah seluas 600 hektare dan memiliki hanggar seluas 371.125 meter persegi serta memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter itu telah 100 persen selesai. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj. Andreas Fitri AtmokoPresiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri) dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (kanan) meresmikan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8/2020). Proyek pembangunan YIA yang berdiri di atas tanah seluas 600 hektare dan memiliki hanggar seluas 371.125 meter persegi serta memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter itu telah 100 persen selesai. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memuji fasilitas yang ada di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu disampaikan saat meresmikan bandara yang memiliki luas terminal 219.000 meter persegi tersebut, pada Jumat (28/8/2020).

“Kalau dibandingkan airport lama di Adisutjipto, panjang runway di sana 2.200 meter. Di sini 3.250 meter. Jauh lebih panjang,” kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi berharap BIY bisa melayani berbagai jenis pesawat termasuk yang terberat maupun berbadan lebar, seperti Airbus A320 dan Boeing 777.

Selain itu, kapasitas terminal BIY yang 13 kali lipat dari bandara sebelumnya dan mampu menampung 20 juta penumpang per tahun.

Baca juga: Presiden Jokowi Apresiasi Bandara Internasional Yogyakarta: Terbaik di Indonesia

Tahan gempa dan tsunami

Presiden Joko Widodo bersama rombongan meninggalkan Yogyakarta International Airport (YIA) usai meresmikan YIA di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8/2020). Proyek pembangunan YIA yang berdiri di atas tanah seluas 600 hektare dan memiliki hanggar seluas 371.125 meter persegi serta memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter itu telah 100 persen selesai. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.Andreas Fitri Atmoko Presiden Joko Widodo bersama rombongan meninggalkan Yogyakarta International Airport (YIA) usai meresmikan YIA di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8/2020). Proyek pembangunan YIA yang berdiri di atas tanah seluas 600 hektare dan memiliki hanggar seluas 371.125 meter persegi serta memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter itu telah 100 persen selesai. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.

Salah satu keunggulan yang tak luput dari perhatian Jokowi adalah konstruksi tahan gempa dan tsunami.

Seperti diketahui, BIY memiliki daya tahan gempa 8,8 SR dan menahan gelombang tsunami setinggi 12 meter.

Menurut Jokowi, semua rancangan itu diselesaikan dalam tempo cepat.

“Bandara Yogyakarta International Airport sudah selesai 100 persen. Bandara ini dikerjakan hanya dalam 20 bulan. Cepat sekali,” kata Jokowi.

Baca juga: Semburan Lumpur Capai Belasan Meter, Ini Video Saat Letusan di Kesongo Blora

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X