Kapolda Jabar Janji Tangkap Semua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDI-P Cileungsi

Kompas.com - 25/08/2020, 13:15 WIB
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi diwawancara di Mako Brimob Polda Jabar, Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang, Kamis (9/4/2020). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHKapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi diwawancara di Mako Brimob Polda Jabar, Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang, Kamis (9/4/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi telah menangkap tujuh pelaku pelemparan bom molotov di markas PDI-P PAC Cileungsi, Bogor. Saat ini ketujuh pelaku telah dilakukan penahanan.

Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menyebutkan, jumlah pelaku ini terekam kamera pengawas, dan pelaku belum semuanya tertangkap.

"Jadi jumlahnya cukup jelas, ini CCTV merekam, ini belum tertangkap semuanya, berapa pun jumlahnya, kita akan tuntaskan," kata Rudy di Mapolda Jabar, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Polisi Selidiki Keterkaitan Pelemparan Bom Molotov Kantor PDIP di Cileungsi dan Megamendung

Meski demikian, Rudy memastikan bahwa pihaknya akan berupaya menangkap semua pelaku. Ia pun mengimbau kepada para pelaku untuk menyerahkan diri.

"Saya imbau kalau mau menyerahkan diri lebih bagus, daripada kita capek-capek nyari karena jelas siapa berbuat apa, namanya, alamatnya di mana," kata Rudy.

Atas perbuatan mereka, polisi menjerat para pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 187 KUHP, dugaan tindak pidana dengan sengaja menimbulkan ledakan atau kebakaran, diancam dengan pidana 12 tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pembakaran Bendera di DPR RI Diduga Pemicu Pelemparan Bom Molotov PDIP Cileungsi

Pasal 406 KUHP, dengan sengaja dan melawan hukum merusak dan membuat tidak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya dengan diancam pidana 2 tahun 8 bulan.

"Dengan adanya kejadian di Cileungsi ini, mudah-mudahan tidak ada pelaku lain yang mencoba untuk melakukan pelemparan bom molotov lagi di wilkum Jawa Barat karena siapa pun pelakunya kita ungkap," kata Rudy.

Senada dengan Rudy, Dirreskrimum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi mengimbau kepada para pelaku lainnya untuk menyerahkan diri.

"Masih kita upayakan, dan kami imbau pelaku lain menyerahkan diri karena bagaimanapun kita kejar, di mana pun dia," kata Patoppoi.

Baca juga: Tertangkap, 7 Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDI-P Cileungsi, Bogor

 

Sementara itu, ketujuh pelaku langsung didatangkan dari Polres Bogor ke Mapolda Jabar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan bahwa para pelaku ini didatangkan untuk kembali dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Ditreskrimum Polda Jabar.

"Dari Bogor langsung didatangkan dengan pengawalan ketat," kata Erdi.

Ketujuh tersangka itu yakni AS,MP, AS, S, NM, MRR, dan AK

Seperti diketahui, pelemparan bom molotov di dua markas PAC PDI-P ini berselang sehari. Insiden pertama pelemparan terjadi pada Selasa 28/7/2020) di PDI-P PAC Megamendung, yang juga merupakan kediaman Wakil Ketua PDI-P Kabupaten Bogor Rosenfield Panjaitan. Pelemparan itu sendiri baru diketahui pada pukul 06.00 WIB tadi pagi oleh pemilik rumah tersebut.

Insiden kedua terjadi sehari kemudian, yakni pada tanggal (29/7/2020) di sekretariat PAC PDI-P Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dari kedua peristiwa ini, pelemparan bom molotov ini dilakukan sebanyak tiga kali. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi menyisakan bercak hitam bekas pelemparan dan pecahan botol kaca.

Di PAC PDI-P Megamendung, polisi dapat memeriksa kamera pengawas yang ada di tempat tersebut, tetapi di Cileungsi polisi tak menemukan adanya CCTV.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X