Kronologi Sepasang Kekasih Tewas di Sungai Musi, Paman Korban: Mau Halangi, Justru Terdorong

Kompas.com - 24/08/2020, 13:47 WIB
Jenazah Tegar (18) yang nekat melompat ke sungai Musi saat dievakuasi petugas SAR gabungan, Minggu (23/8/2020). HANDOUTJenazah Tegar (18) yang nekat melompat ke sungai Musi saat dievakuasi petugas SAR gabungan, Minggu (23/8/2020).

KOMPAS.com - Peristiwa sepasang kekasih, M (17) dan T, tewas usai jatuh ke Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan mengundang duka keluarga korban, Minggu (23/8/2020).

Menurut paman dari korban M, Muhammad David, keponakannya itu sejatinya ingin menghalau kekasihnya agar tak bunuh diri, namun justru terdorong ke sungai.

"Ada warga yang mendengar Tegar ini mau bunuh diri. Keponakan saya ini bermaksud hendak menolong agar Tegar itu tidak bunuh diri, namun ikut terdorong," kata David saat berada di rumah duka.

Menurut David, peristiwa itu berawal saat dirinya mendatangi T di Dermaga 10 Ulu. Saat itu dirinya ingin membantu keponakannya menyelesaikan masalah dengan T.

Lalu, entah mengapa T tiba-tiba melompat ke sungai. Saat itulah M ikut terdorong dan jatuh ke sungai.

Baca juga: Sederat Fakta Mayat Dalam Karung, Ditemukan Batu 10 Kilo dan Pelukan Terakhir Sang Ibu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dikenal anak berbakti

Jenazah M (17) gadis ABG yang ditemukan tewas di sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2020).KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA Jenazah M (17) gadis ABG yang ditemukan tewas di sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2020).

Meninggalnya M membuat ibu korban berduka. M dikenal sebagai anak yang berbakti dengan orangtua.

M dan T, menurut David, juga sudah berpacara selama setahun. Keluarga M tak mempermasalahkan hubungan mereka.

"Keponakan saya ini juga jualan minuman ringan di pasar 16 Ilir bersama ibunya. Semenjak Covid-19 M membantu ibunya karena sekolah masih libur,"ujarnya.

Sementara itu, kepergian M membuat ibu korban tinggal sebatang kara. Ayah M telah lama meninggal.

"Ayahnya juga meningal setahun yang lalu, ibunya begitu terpukul dengan kejadian ini," jelasnya.

 

Baca juga: Ditinggal Ibu Menikah Lagi Usai Ayah Meninggal, Bocah 8 Tahun di Muba Dicabuli Paman

Hal senada juga diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Srijaya Negara Susanti. M dikenal sebagai siswa yang rajin tak pernah berulah.

"M ini termasuk murid yang pintar, kami juga merasa kehilangan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, M dan T ditemukan tewas mengapung oleh Tim SAR di Sungai Musi.

Menurut Kepala Basarnas Sumatera Selatan Hery Marantika, keduanya ditemukan tewas sekitar pukul 23.35 WIB di kawasan Dermaga 10 tempat keduanya melompat.

Baca juga: Sepasang Kekasih Nekat Lompat ke Sungai Musi, Ternyata Ini Duduk Perkaranya

(Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.