Jenazah Anggota TNI yang Ditemukan Tewas Tergantung Diotopsi di RS Bhayangkaya Kendari

Kompas.com - 21/08/2020, 05:59 WIB
Anggota Polisi Militer berjaga di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Kendari selama proses autopsi terhadap anggota TNI berlangsung KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIAnggota Polisi Militer berjaga di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Kendari selama proses autopsi terhadap anggota TNI berlangsung

KENDARI, KOMPAS.com- Jenazah Serda Rusdi (35), anggota TNI yang ditemukan tewas tergantung di pohon jambu di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (19/8/2020) tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari.

Jenazah anggota TNI yang bertugas sebagai anggota Babinsa dibawa dengan menggunakan mobil ambulans RSUD Bombana, langsung dimasukkan ke kamar jenazah untuk dilakukan otopsi.

Sejumlah anggota TNI dari satuan Detasemen Polisi Militer berjaga di depan kamar jenazah.

Baca juga: Fakta Anggota TNI Tewas Tergantung di Pohon, Masih Berpakaian Dinas dan Tangan Terikat Tali

Proses otopsi itu dipantau langsung Komandan Korem (Danrem) 143/Haluoleo Kendari Brigjen TNI Jannie A Siahaan dan Kapolda Sultra Irjen Merdisyam.

Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya Serda Rusdi.

Kapolda Sultra Irjen Pol Merdisyam yang keluar lebih awal dari kamar jenazah mengatakan proses otopsi dilakukan oleh tim gabungan dari RS Bhayangkara dan tim Universitas Haluoleo Kendari.

Sementara proses penyelidikan kasus kematian anggota TNI tersebut, lanjut Merdi, ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kendari, dan Polda Sultra akan membantu.

“Kan anggota TNI jadi ditangani Denpom. Kita mem-back up penuh,” ungkap Merdi di RS Bhayangkara Kendari, Rabu malam.

Baca juga: Kronologi Anggota TNI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jambu Mete, Tangan Terikat ke Belakang

Merdisyam mengatakan, belum mengetahui penyebab pasti kematian Serda Rusdi karena proses otopsinya belum selesai.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mencari Jejak 'Mr Black'' Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Mencari Jejak "Mr Black"" Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Regional
5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

Regional
Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X