Putra Sulungnya Maju di Pilkada Surabaya, Risma: Enggaklah, Ngawur...

Kompas.com - 16/08/2020, 19:21 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meresmikan Lapangan Tambak Asri di Kecamatan Krembangan, Surabaya, Minggu (16/8/2020). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meresmikan Lapangan Tambak Asri di Kecamatan Krembangan, Surabaya, Minggu (16/8/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Rencana putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Bernardi, maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya nampaknya tidak berjalan mulus.

Risma terkesan tidak merestui jika putra sulungnya itu maju di Pilkada Kota Surabaya.

Risma menyebut, isu tentang putra sulungnya maju di Pilkada Kota Surabaya mengada-ada.

Saat ditanya tentang anaknya yang siap dicalonkan menjadi wakil wali kota Surabaya dari PDI-P, Risma seakan tak merestui jika anaknya bertarung di Pilkada Surabaya.

Baca juga: Putra Sulung Risma Siap Dicalonkan Jadi Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P

"Ngawur, enggak lah, ngawur. Koen iku ono-ono ae (kamu itu ada-ada saja)," kata Risma, usai meresmikan Lapangan Tambak Asri, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Minggu (16/8/2020).

Nama Fuad mencuat jelang pengumuman calon yang diusung dari PDI-P pada Pilkada Surabaya.

Fuad menyampaikan dirinya layak untuk maju di pilkada.

Sebab, dirinya mendapatkan informasi namanya masuk dalam survei internal PDI-P sebagai kandidat calon wali kota Surabaya.

Fuad memang membantah jika keinginan dirinya maju di Pilkada Surabaya 2020 karena didorong Risma.

"Oh, enggak kok, enggak ada," kata Fuad saat ditemui di sebuah kafe, di Jalan Bratang Binangun, Surabaya, Sabtu (15/8/2020).

Namun, ia yakin Risma akan mendukungnya jika nanti mendapat rekomendasi dari DPP PDI-P untuk maju pada Pilkada Surabaya.

"Yang pasti, kalau sudah mendapat rekomendasi, (Risma) pasti setuju ya," ujar dia.

Fuad mengaku siap jika partai berlambang Banteng Moncong Putih mendorong dirinya maju di Pilkada Surabaya meski dirinya tidak mendaftar.

Apalagi, Fuad saat ini tercatat sebagai kader DPC PDI-P Kota Surabaya.

"Sebagai kader kalau mendapat rekomendasi, saya siap untuk menjalankan perintah partai. Karena, bagaimanapun saya kader PDI-P dan saya harus tegak lurus terhadap aturan partai," kata dia.

Fuad selalu berkomunikasi dengan PDI-P untuk membahas persiapan Pilkada Surabaya.

Salah satunya untuk menyusun strategi pemenangan calon yang bakal diusung PDI-P di Pilkada Surabaya 2020.

Baca juga: Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

"Kalau komunikasi hanya untuk persiapan Pilwali ini saja. Jadi persiapan nanti bagaimana, strategi kampanyenya seperti apa, seperti itu," ujar dia.

Fuad menegaskan, keputusannya maju di Pilkada Surabaya tergantung keputusan DPP PDI-P.

Putra sulung Risma itu siap menerima keputusan yang dikeluarkan PDI-P.

Ia siap mendukung siapapun kandidat yang diusung partai besutan Megawati Soekarnoputri itu di Pilkada Surabaya.

"Kalau memang enggak mendapat rekomendasi, calon siapa pun yang didukung PDI-P, saya dukung dengan maksimal. Saya siap untuk menjadi garda terdepan untuk membela pasangan dari PDI-P," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X