Kala Risma Imbau Warganya agar Kenakan Masker dengan Bahasa Madura

Kompas.com - 16/08/2020, 15:22 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggunakan bahasa Madura untuk mengingatkan warga di Surabaya Utara agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, Minggu (16/8/2020). Dok. Pemkot SurabayaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggunakan bahasa Madura untuk mengingatkan warga di Surabaya Utara agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, Minggu (16/8/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus mengetuk hati warga Kota Surabaya agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

Kali ini, dia blusukan ke perkampungan di wilayah Surabaya Utara yang notabene lebih banyak dihuni warga yang berasal dari Madura.

Risma sampai harus berbahasa Madura untuk memberikan imbauan agar mereka menggunakan masker.

Baca juga: Tak Mau Sesumbar Dipilih PDI-P di Pilkada Surabaya, Ini Kata Putra Sulung Risma

Dengan berbekal megaphone sambil dibonceng sepeda motor oleh Kepala Bagian Umum dan Prokotol Wiwiek Widiyanti, Risma tidak henti-hentinya memberikan imbauan untuk terus menjaga protokol kesehatan, terutama tertib menggunakan masker.

"Ayo dipakai maskernya, Pak. Masih banyak yang dirawat di rumah sakit, tolong jangan ditambah lagi," kata Risma sambil beranjak ke arah Surabaya Utara, Minggu (16/8/2020).

Di kawasan tersebut, Risma menerobos gang-gang kecil.

Sesekali dia berhenti dan memilih jalan kaki di gang kecil tersebut untuk sekadar sosialisasi tertib menggunakan masker.

Baca juga: Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bahkan, saat berada di gang-gang kecil dan rumah padat penduduk yang penghuninya mayoritas orang Madura, dia langsung menggunakan Bahasa Madura sambil dipandu oleh Kabag Umum dan Protokol Wiwiek Widiyanti yang juga bisa berbahasa Madura.

Sepertinya, dia ingin menyampaikan imbauan itu lebih tepat dan supaya lebih dimengerti warga di kawasan Surabaya Utara itu.

"Ayo ngangguy masker malle tak sakek. Gik bennyak se sakek. Bennyak se la sedho, jek tamba pole (Ayo pakai masker supaya tidak sakit. Masih banyak yang sakit. Banyak juga yang sudah meninggal, tolong jangan ditambah lagi)," kata Risma.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Regional
Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Regional
Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Regional
Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Regional
15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Regional
30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

Regional
Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Regional
Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya 'Precision Forestry'

Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya "Precision Forestry"

Regional
Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Regional
Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X