Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Kompas.com - 14/08/2020, 17:40 WIB
Dedi Mulyadi saat menemui salah satu bocah usia SD yang kerap isap lem dan orangtua bocah tersebut di Purwakarta, Kamis (13/8/2020). handoutDedi Mulyadi saat menemui salah satu bocah usia SD yang kerap isap lem dan orangtua bocah tersebut di Purwakarta, Kamis (13/8/2020).

KOMPAS.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyelamatkan dua bocah usia SD yang kerap mengisap lem di Stasiun Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8/2020).

Dedi kemudian membantu pendidikan dan kehidupan ekonomi mereka. Satu orang akan dididik di sebuah lembaga pendidikan khusus yang disebutnya Sekolah Merdeka. Sekolah tersebut ia dirikan khsusus untuk siswa yang mengalami masalah sosial. Sementara satu lagi akan dipekerjakan dan juga disekolahkan.

Aksi Dedi tersebut diunggah di media sosial Facebook miliknya, Kang Dedi Mulyadi. Dalam unggahannya, tampak Dedi menemui dua bocah usia SD di dua tempat berbeda, masing-masing di stasiun Plered, Purwakarta dan terminal.

Dalam kesempatan itu, Dedi sempat berdialog dengan kedua bocah tersebut. Dalam dialog itu didapati bahwa kedua bocah itu sering mengisap lem. Mereka berasal dari keluarga tak mampu.

Baca juga: 22 Remaja Langgar Jam Malam Kota Padang, Ketahuan Isap Lem dan Minum Miras

Satu bocah berinisial Yd masih belajar di kelas 1 SD dan dari keluarga dengan ayah pengangguran. Ibunya berjualan minuman es di stasiun.

Sementara satu bocah lagi berusia kelas 4 SD dan putus sekolah. Ia berinisial Ys dan berasal dari keluarga broken home serta tidak mampu.

Akhirnya Dedi pun menjamin pendidikan kedua bocah itu. Keluarga bocah Yd juga diberi modal untuk berjualan sate.

Sedangkan bocah Ys dipekerjakan menjadi tukang sapu di pusat kuliner di Purwakarta dan akan mendapat gaji setiap bulan. Ia juga akan disekolahkan jika belajar tatap muka sudah mulai diberlakukan.

Dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat (14/8/2020), Dedi mengatakan, kasus siswa SD sering isap lem itu termasuk peristiwa luar biasa. Sebab, aksi "ngelem" itu biasanya ditemukan pada siswa SMP.

"Saya menemukan bocah SD ngelem. Ini problem sosial luar biasa. Mereka adalah dampak dari pergaulan negatif," kata Dedi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Regional
Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Regional
Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Regional
Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Regional
Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Regional
Berencana ke Bandung Saat 'Long Weekend'? Waspada Genangan Saat Hujan

Berencana ke Bandung Saat "Long Weekend"? Waspada Genangan Saat Hujan

Regional
Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Regional
Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Regional
Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Regional
Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Regional
Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Regional
Viral, Video Acara Motor dengan 500 Peserta di Mal, Abaikan Protokol Kesehatan

Viral, Video Acara Motor dengan 500 Peserta di Mal, Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Begini Penampakan Wajah Paslon di Surat Suara Pilkada Cianjur 2020

Begini Penampakan Wajah Paslon di Surat Suara Pilkada Cianjur 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X