Diduga Pecah Ban, Mobil yang Ditumpangi 17 Pendaki Asal Jakarta Tabrak Tebing, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 10/08/2020, 11:06 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Mobil HANDININGIlustrasi Kecelakaan Mobil

KOMPAS.com - Mobil Elf bernomor polisi B 7535 KDA yang mengangkut 17 pendaki asal Jakarta menabrak tebing di Jalan Raya Kemuning - Jenawi tepatnya di Dukuh Secepit, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2020) malam.

Menurut polisi, satu oendaki dikabarkan meninggal dunia dan beberapa orang alami luka-luka.

"Sementara hasil pemeriksaan dugaan kecelakaan tunggal karena ban pecah. Namun, kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Maulana Ozar.

Baca juga: Isuzu Elf Bawa 17 Pendaki Gunung Lawu dari Jakarta Tabrak Tebing, 1 Tewas

Maulana menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, salah satu penumpang sempat memberitahu sopir jika salah satu ban pecah.

Waktu itu, sopir segera menginjak rem untuk menghentikan mobil. Namun, laju mobil tak segera berhenti.

Sopir lali banting stir ke kiri dan menabrak tebing.

Baca juga: Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Warga Panik Berlarian Melihat Pisau Pelaku

"Sopir diberitahu salah satu penumpang jika ban belakang sebelah kiri kempes," kata Maulana saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Para korban segera dilarikan ke RSUD Karanganyar. Mereka, menurut Maulana, berencana kembali ke Jakarta usai melakukan pendakian di Gunung Lawu melalui jalur Candi Cetho.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Regional
Istri Pasien Covid-19 di Cilacap yang Peti Jenazahnya Dibuka Meninggal

Istri Pasien Covid-19 di Cilacap yang Peti Jenazahnya Dibuka Meninggal

Regional
2 Pejabat Positif Covid-19, 50 Persen ASN Pemkab Banyumas Kerja di Rumah

2 Pejabat Positif Covid-19, 50 Persen ASN Pemkab Banyumas Kerja di Rumah

Regional
350 Perawat di Sulsel Terpapar Selama Pandemi Covid-19, 3 Meninggal

350 Perawat di Sulsel Terpapar Selama Pandemi Covid-19, 3 Meninggal

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB Banten Diperpanjang Selama Sebulan

Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB Banten Diperpanjang Selama Sebulan

Regional
Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Regional
Gugur Ditembak di Papua, Pratu Dwi Akbar Dimakamkan di Lampung Tengah

Gugur Ditembak di Papua, Pratu Dwi Akbar Dimakamkan di Lampung Tengah

Regional
Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Ditetapkan Tersangka

Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Ditetapkan Tersangka

Regional
Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Regional
Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Regional
Positif Covid-19, Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Positif Covid-19, Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X