Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Kompas.com - 04/08/2020, 18:06 WIB
Suasana sidang putusan Riski Subandi yang mengancam ibunya bila tidak diberi uang, pada Selasa (4/8/2020). KOMPAS.COM/ Jaka HBSuasana sidang putusan Riski Subandi yang mengancam ibunya bila tidak diberi uang, pada Selasa (4/8/2020).

JAMBI, KOMPAS.com - Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Jambi menyatakan terdakwa Riski Kubandi terbukti bersalah karena melawan orangtuanya.

Dalam sidang putusan yang digelar pada Selasa (4/8/2020), majelis hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 8 bulan penjara terhadap Riski.

Baca juga: Kejar Layangan Putus, Bocah Usia 10 Tahun Diserang 3 Anjing Herder

Seusai membacakan amar putusan, ketua majelis hakim Yandri Roni menasihati Riski agar tidak lagi mengulangi perbuatan tercela kepada Ibunya.

"Jangan sampai diulangi. Kau jadi anak durhaka," kata Yandri Roni seusai membacakan amar putusan, Selasa.

Yandri mengatakan bahwa orangtua susah payah membesarkan anak.

Baca juga: Dokter Senior Ahli Bedah di Medan Meninggal karena Covid-19

Dia menasihati Riski agar bersikap lebih hormat pada orangtua.

"Di dunia saja berat, apalagi di akhirat kalau kau melawan orangtua kau," kata Yandri.

Dalam kasus ini, Riski dianggap melakukan perusakan barang milik orang lain.

Selain itu, dia terbukti melakukan pemaksaan kepada orang lain yang disertai tindakan kekerasan.

Baca juga: Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Adapun dalam kasus ini Riski didakwa melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada Ibunya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X