Dokter Senior Ahli Bedah di Medan Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 04/08/2020, 16:44 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, virus corona ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, virus corona

MEDAN, KOMPAS.com – Seorang dokter senior ahli bedah di Medan, Sumatera Utara, Ahmad Rasyidi, meninggal dunia setelah sempat dirawat selama dua minggu di rumah sakit.

Ahmad Rasyidi meninggal dunia pada Selasa (4/8/2020) dini hari di Rumah Sakit Siloam, Medan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan dr Wijaya Juwarna membenarkan kabar bahwa dr Ahmad Rasyidi tutup usia.

Baca juga: Gubernur Jabar Mau Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19, Ini Kata Peneliti

Menurut Wijaya, almarhum juga merupakan anggota IDI Cabang Medan.

"Iya benar, gugur lagi senior kita dr Ahmad Rasyidi Siregar," kata Wijaya saat dikonfirmasi, Selasa.

Dengan meninggalnya dr Ahmad, maka sudah enam orang dokter di Kota Medan yang gugur karena Covid-19.

Mereka adalah dr Ucok Martin, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet, dr Andika Kesuma Putra, dan dr Ahmad Rasyidi Siregar.

Baca juga: Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Sementara untuk di Sumut, dr Ahmad menjadi dokter ke-10 yang gugur karena Covid-19.

Sebelumnya ada empat dokter lainnya yang meninggal di Sumut, yakni dr Herwanto dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhan Batu Utara, dan dr M Hatta Lubis dari IDI Padang Sidempuan.

Kemudian dr H Muhammad Arifin Sinaga dari IDI Langkat.

"Semoga darmabakti, dedikasi, dan pengabdian beliau akan menjadi suri teladan dan menjadi pendorong semangat bagi tenaga kesehatan dan relawan medis lainnya yang sedang berjuang melawan Covid-19," ucap Wijaya.

Baca juga: Jumlah Dokter di Medan yang Meninggal akibat Covid-19 Bertambah

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan  mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan almarhum.

“dr Ahmad Rasyidi, guru kita itu,” kata Mardohar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X